Kawal Logistik Pileg, Polisi Gugur

KEPANJEN - Dedikasi petugas Polsek Pagak, Brigadir Juwari, terhadap tugasnya, sangat luar biasa. Sekali pun kelelahan dan dalam kondisi kurang sehat, Brigadir Juwari tetap bertugas.
Meski akibatnya, serangan jantung yang diduga dipicu faktor kelelahan, membuat sang polisi gugur dalam tugas. Dia meninggal, ketika sedang mengawal pendistribusian logistik pemilu, kemarin siang.
Kapolsek Pagak, AKP Winarto mebenarkan, ada salah seorang anggotanya yang gugur saat menjalankan tugas. ‘’Kami luruskan, almarhum Brigadir Juwari, gugur karena mengalami sakit jantung saat mengawal logistik ke TPS. Bukan karena kecelakaan lalu lintas,’’ ujarnya saat dihubungi Malang Post kemarin sore.
Gugurnya Brigadir Juwari, terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Juwari memang bertugas melakukan pengawalan distribusi logistik pemilu. Mulanya, dia mengawal dari Kantor Kecamatan Pagak ke salah satu TPS di Desa Sempol, menggunakan sepeda motor dinas milik kepolisian.
Saat melakukan pengawalan, dia bersama petugas PPS, linmas dan Panwascam Pagak. Setelah berjalan 500 meter dari Kantor Kecamatan tepatnya di Jalan Raya Desa Sempol, Brigadir Juwari tiba-tiba menghentikan kendaraanya dan menepi.
‘’Saat itu, almarhum berhenti menepi karena merasakan mual, pusing dan muntah-muntah. Anggota yang lain mencoba melakukan pertolongan dengan memberikan air putih,’’ kata Winarto.
Karena kondisinya semakin parah, Brigadir Juwari dibawa ke Puskemas Sumbermanjing Kulon. Namun, Tuhan menakdirkan lain. Brigadir Juwari tidak tertolong dan meninggal dalam perjalanan.
Serangan jantung yang dialami korban, diduga dipicu faktor kelelahan. Karena yang bersangkutan, bertugas mulai Senin (7/4) malam. Juwari sendiri meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
‘’Almarhum Brigadir Juwari bekerja di Polsek Pagak selama 15 tahun. Saat menjalankan tugasnya, dia memang dikenal selalu all out. Dedikasinya melayani masyarakat, sudah tidak perlu diragukan lagi,’’ beber Winarto.
Atas musibah tersebut, kepolisian dalam waktu dekat akan memberikan santunan terhadap keluarga korban. ‘’Yang jelas, alamrhum meninggal saat menjalankan tugasnya. Untuk itu, sudah merupakan kewajiban kepolisian untuk memberikan santunan dan tunjangan terhadap keluarga yang ditinggalkannya,’’ tuturnya. (big/avi)