Nyabu, Tim Sukses Parpol Ditangkap

MALANG – Tim sukses (Timses) salah satu partai politik (Parpol) di Kabupaten Malang, sejak awal pekan lalu terpaksa meringkuk di balik rutan Mapolres Malang. Didik Santoso, 42 tahun, ini dijebloskan ke dalam tahanan setelah kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu (SS).
Warga Dusun Larangan, Desa Majang Tengah Kecamatan Dampit ini, ditangkap petugas Satuan Reskoba Polres Malang di pinggir jalan raya depan Kantor Desa Majang Tengah. Dari tangan bapak empat anak ini, polisi mengamankan barang bukti sepoket SS serta HP Nokia.
“Barang bukti sabu-sabu dan HP, kami temukan di dalam saku celananya,” ujar Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat.
Mantan Kanitreskrim Polsek Singosari ini mengatakan, penangkapan Didik berawal dari adanya informasi bahwa di Jalan Raya Desa Majang Tengah Dampit ada transaksi narkoba. Berangkat dari informasi tersebut, polisi lalu melakukan penyelidikan dengan menyanggong sekitar lokasi.
Begitu tersangka Didik ini muncul dan terlihat sedang menunggu seseorang, polisi langsung melakukan penangkapan. “Tersangka Didik ini kami jerat dengan pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara,” jelas Samsul, yang juga mantan KBO Reskrim Polres Malang.
Sementara, dalam pemeriksaan penyidik tersangka Didik mengaku kalau dirinya sudah dua kali ini masuk penjara dengan kasus yang sama. Sebelumnya tahun 2007 juga ditangkap karena kedapatan membawa serbuk haram SS.
Sabu-sabu yang dibawanya kali ini, diakui dibeli dari seorang temannya asal Dampit yang kini masih diburu polisi. Sepoket dia membeli dengan harga Rp 400 ribu. “Saya membeli untuk dipakai dan sisanya mau saya jual kepada teman. Saya sendiri sejak empat bulan lalu kembali menggunakan sabu,” tutur tersangka Didik.(agp/aim)