Pesta Ulang Tahun, Sembilan Tewas

LAWANG – Merayakan ulang tahun yang kebablas. Akibatnya, sembilan nyawa tewas sia-sia. Termasuk yang berulangtahun, Edwin Bachrudin, harus menutup usianya diangka 37 tahun. Dia ikut tewas, bersama teman-temannya, usai petas minuman keras (miras) oplosan.
Beruntung masih ada enam orang lainnya, dari 15 orang yang ikut pesta, nyawanya masih bisa selamat. Padahal mereka sudah menenggak miras campuran alkohol dan bir, dalam pesta miras yang digelar di salah satu rumah kontrakan Jalan Sumberwaras, Kelurahan Kalirejo, Lawang, Senin (14/4) pagi lalu.
Ketiga korban yang tewas sehari sesudahnya, Sri Wiji Astutik, 32 tahun, warga Dusun Jombok Wetan, Desa/Kecamatan Ngajum, Holili, 40 tahun, warga Desa Bedali, Lawang dan tuan rumah Edwin Bachrudin alias Kevin.
warga Desa Turirejo, Lawang.
Selanjutnya, enam korban lain menyusul tewas saat menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, kemarin. Yakni Arif Dian, 36 tahun, warga Desa Ketindan, Lawang, Happi, 40 tahun, warga Desa Kalirejo, Lawang,  Jayadi, 34 tahun, Jafar, 32 tahun, Susyonardi, 30 tahun dan Rudi Iswanto, 36 tahun, keempat nama terakhir warga Desa Sidodadi, Lawang. 
Kapolsek Lawang, Kompol Gatot Setiawan mengungkapkan, hingga semalam pihaknya masih melakukan pendataan korban yang tewas. Termasuk yang selamat dan menjalani perawatan.
‘’Data yang kami dapatkan, pesta miras oplosan itu diikuti sekitar 15 orang. Namun sembilan orang meninggal dunia,’’ terangnya. Mantan Kapolsek Pakis itu memaparkan, pesta miras itu digelar Kevin, salah satu korban tewas untuk merayakan ulang tahunnya. Dia dan Juminten alias Tika, 34 tahun, teman wanitanya yang tinggal di Desa Toyomarto, Singosari lantas mengajak teman-teman yang dikenal, meneguk miras di rumah kontrakannya. ‘’Kami mengamankan 15 botol bir dan satu botol alkohol kemasan 150 mililiter dari dalam rumah atau TKP pesta miras tersebut.,” urainya. Khusus botol alkohol, tambahnya, masih dibawa tim labfor Cabang Surabaya untuk diperiksa.
Usai menggelar pesta miras sekitar pukul 21.00, beberapa teman Kevin berpamitan pulang. Namun ada juga yang tertidur di rumah kontrakan pegawai PT. Otsuka Lawang itu. Sri Wiji Astutik yang bekerja sebagai purel di Cafe Pelangi, lantas ditemukan tewas di rumah kosnya, Jalan Sumberwaras, Desa Kalirejo, Lawang.
Gatot menambahkan, Kevin rupanya masih belum teler usai pesta di rumahnya itu. Polisi, lanjut perwira menengah itu, mendapat informasi bila duda satu anak ini dan Tika, melanjutkan pesta miras di Desa Sidodadi, Lawang.
‘’Setelah minum miras di Desa Sidodadi, keduanya kemudian pulang ke rumah Tika. Dari sanalah, Kevin dibawa ke RSUD dr Soetomo setelah diketahui mengalami gejala sesak nafas dan mata buram. Namun nyawanya tidak terselamatkan,’’ terang dia.
Perwira dengan satu melati di pundaknya ini menyebutkan, semua korban rata-rata mengalami sesak nafas, dada terasa panas dan mata kabur. Sementara itu, salah seorang ‘peserta’ pesta ulang tahun tersebut, Dwi Trihardiyanto mengaku, dirinya mulai tidak sadar, Senin (14/4) malam. Keesokan paginya, tubuhnya yang sudah merasa tidak kuat, meminta keluarganya untuk menjemput di rumah kontrakan Kevin. Dia melihat, TKP sudah dalam keadaan kosong. ‘’Saya lalu menelpon kakak untuk menjemput. Begitu sampai rumah, saya dibawa ke RSSA Malang,’’ ujarnya. (sit/mar)