Jemur Burung, Warga Kalipare Ditangkap

MALANG – Tujuh bulan lebih menjadi buronan polisi, Mustar 45 tahun, akhirnya berhasil dibekuk petugas Buser Polres Malang pagi kemarin. Warga Desa Putukrejo Kecamatan Kalipare ini ditangkap di rumahnya karena kasus pencurian di rumah Samali, warga Desa Karangsari Kecamatan Bantur pada 6 September 2013 lalu.
Tersangka bersama dengan seorang temannya yang belum tertangkap, mencuri 40 ekor burung kenari senilai Rp 10 juta. Polisi juga mengamankan barang bukti sekitar 30 ekor burung kenari. Kasus pencurian ini, masih dikembangkan karena diduga ada TKP lain.
“Tersangka kami tangkap di rumahnya ketika sedang menjemur burungnya. Penangkapan Mustar ini, setelah kami mendapat petunjuk bahwa pencurian burung di rumah korban Samali adalah dia,” terang Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman.
Aldy menambahkan, bahwa aksi pencurian yang dilakukan Mustar ini tergolong rapi. Karena untuk menutupi kedoknya sebagai spesialis pencuri burung, di rumahnya dia berpura-pura sebagai penjual beli burung kenari. “Burung hasil curian, dicampur dengan burung kenari miliknya yang kemudian dijual supaya tidak terlihat hasil kejahatan,” tambahnya.
Aksi pencurian dilakukan Rustam pada dini hari sekitar pukul 03.00. Dia bersama dengan seorang temannya yang belum tertangkap, beraksi mencuri dengan cara merusak jendela samping rumah saat korban sedang tidur. Begitu jendela terbuka, tersangka lalu mengambil 40 ekor lalu kabur.
Burung hasil curian tersebut, kemudian dibagi dua dan dijual kepada orang lain. “Saya hanya mendapatkan 12 ekor saja, yang kemudian saya jual. Uang hasil penjualan habis untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” tutur Mustar.(agp/lim)