Empat TKP Lokasi Pesta Miras

LAWANG -  Pesta miras oplosan yang menyebabkan nyawa melayang sia-sia, disinyalir tidak hanya terjadi di Jalan Sumberwaras Kelurahan Kalirejo Kecamatan Lawang. Setidaknya, ada beberapa tempat lain, yang dijadikan pesta miras di Kecamatan Lawang.
Hasil penelusuran, tempat-tempat tersebut adalah Desa Srigading, sekitar Taman Makam Asri Abadi, Desa Sidodadi dan di depan Rumah Makan Kertosono Kelurahan Kalirejo. Untuk pesta miras di depan Rumah Makan Kertosono, tepatnya di warung kopi yang buka tiap malam.
Bahkan dilokasi tersebut, telah mnyebabkan satu korban tewas. Yakni, Suparno Said alias Timbul, 50 tahun, warga RT 03 RW 12 Dusun Karangsono Kelurahan Kalirejo Kecamatan Lawang.
Pria yang menjabat Ketua RT 03 tersebut, tewas Kamis (17/4) setelah menenggak miras oplosan. Informasi yang berhasil dihimpun, korban menenggak miras oplosan, Selasa (15/4).
Bapak dua anak ini, menenggak miras oplosan bersama tujuh orang temannya di warung kopi terletak di depan Rumah Makan Kertosono. Istri Suparno, Jumairah mengatakan, suaminya memang sering nongkrong di tempat tersebut. Namun, dia tidak mengetahui, suaminya minum miras oplosan.
‘’Saya tidak tahu bapak suka minum miras oplosan. Yang saya tahu, bapak tiap malam ngopi di warung itu, sambil lihat pertandingan sepak bola,’’ katanya kepada Malang Post.
Menurut Jumairah, Selasa malam tersebut, suaminya memang tidak pulang. Kemudian pada Rabu (16/4), Suparno diantar pulang oleh temannya dalam keadaan kritis. Ketua RT itu, kejang-kejang serta muntah. Oleh keluarganya, langsung dibawa ke RSSA Kota Malang untuk mendapat perawatan itensif. Namun, takdir berkata lain. Suparno merenggang nyawa pada Kamis (17/4) sekitar pukul 10.00 WIB.
‘’Saya tidak tahu minuman yang diminum bapak. Namun, kata teman-temannya, bapak minum bir dan dicampur kopi. Saya tidak tahu kalau ada campuran lainnya di minuman itu,’’ ujarnya lirih.
Sementara itu, TKP kedua di Desa Sidodadi. Di lokasi tersebut, satu orang kritis. Yakni Ali Maskur yang minum miras sendirian. Pria berusia 50 tahun tersebut, saat ini tebaring lemah di ruang Flamboyan RSUD Lawang.
Menurut adik Ali Maskur, Nurhayati, kakaknya minum miras oplosan pada Senin (14/4) malam. Dua hari usai minum miras oplosan tersebut, pria lajang ini kejang-kejang, muntah dan panas tinggi. Kemudian, oleh keluarganya seketika itu juga dilarikan ke RSUD Lawang untuk memperoleh pertolongan.
‘’Kakak saya bukan salah satu korban miras di Sumberwaras. Dia minum miras sendiri di rumah dan langsung sakit seperti ini,’’ terangnya.
Tempat terakhir yang menjadi lokasi favorit pesta miras ada di sekitar pemakaman Cina Taman Asri Abadi di Desa Srigading. Di tempat tersebut biasanya dipergunakan pelajar SMA higga orang dewasa minun miras tiap Sabtu Malam. Namun, di tempat tersebut belum diperoleh informasi adanya korban jiwa.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian akan melaku pengecekan dan penyelidikan. ‘’Memang sempat ada laporan banyak korban berjatuhan setelah kejadian miras oplosan di Sumberwaras. Saat ini kami masih menyelidiki di lapangan, apakah ada korban lain terkait minum miras oplosan tersebut,’’ kata Kapolsek Lawang, Kompol Gatot Setiawan terpisah.
Menurutnya, kepolisian hingga kini belum mengetahui asal muasal pemasok minuman berbahaya tersebut. ‘’Proses penyelidikan hingga kini terus berjalan. Namun, asal miras oplosan tersebut belum diketahui. Apakah ada yang memasok ataupun korban yang meracik sendiri, kami tengah cari keberanannya,’’ tutupnya. (big/avi)