Residivis Spesialis Gadai Motor Dibekuk

PONCOKUSUMO-Slamet Ruyadi, 30 tahun warga Dusun Sumberjambe, Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, Rabu kemarin harus menjalani pemeriksaan di Mapolsek Poncokusumo. Duda tanpa anak itu ditangkap, karena dilaporkan melakukan aksi penggelapan Yamaha Vega Merah N 2145 JK milik tetanggannya, Suprapto, 26 tahun warga Dusun Sumberjambe pada 7 Januari lalu, di rumah Suprapto.
Petugas mengamankan satu unit motor milik korban dan motor Yamaha Mio AG 4251 IG yang juga diduga hasil kejahatan.
“Dari laporan awal korban, petugas langsung melakukan pengembangan. Sejak pengaduan itu dibuat, tersangka kabur dari rumah. Sampai akhirnya, pelaku diketahui pulang dan langsung dilakukan penangkapan,” kata Kapolsek Poncokusumo, AKP Timbul Wahono kepada Malang Post, kemarin.
Dalam melakukan aksinya, pelaku meminjam motor kepada korban. Karena keduanya saling kenal, tanpa curiga korban memberikan kendaraannya itu. Sayangnya, begitu diberikan, tersangka dan motor yang dipinjamkan tidak pernah lagi diketahui.
Sebaliknya, korban yang curiga, langsung melakukan pencarian. Hasilnya, motor digadaikan di sebuah tempat di wilayah Kecamatan Jabung.
“Awalnya, saya disuruh pinjam uang oleh korban. Dari situlah, saya bersama korban ke rumah Amin di Jabung, lokasi menggadaikan motor korban. Tujuannya, untuk meminjam uang. Namun, saat itu tidak diberikan langusng dengan alasan, uangnya baru esok atau tanggal 7 Januari itu,” ungkap pelaku.
Dari situlah, terang pelaku, esoknya motor korban langsung dipinjam. Namun, setelah mendapatkan uang gadai motor sebesar Rp 1,5 juta, dirinya tidak langsung kembali pulang.
“Uang itu langsung saya pakai untuk kerja ke Pandaan dan Surabaya. Sampai akhirnya, uang itu habis,” papar Slamet.
Disinggung mengenai motor Mio yang diamankan petugas, pelaku mengungkapkan, dipinjamnya dari seorang teman bernama Prawito di Blitar. Motor itu, juga sama yakni hendak digadaikannya. “Motor itu saya pinjam dengan alasan untuk beli rokok. Tapi, saya pakai pulang ke sini,” ujarnya.
Ditanya mengenai aksinya, Slamet mengaku, bukan sekali ini berurusan dengan polisi. Di 2012 lalu, dirinya juga pernah ditahan karena perkara sama. “Waktu itu motor yang saya gadaikan punya tetangga. Saya pun ditahan 1,3 tahun,” ungkapnya. (sit/aim)