Polisi Ringkus Pencuri di Mess Doremi

BATU - Luar biasa siasat petugas Reskrim Polsek Batu. Bagaimana tidak, hanya menggunakan SMS namun sudah mampu mempersempit penyelidikan berlanjut penangkapan tersangka pencurian di mes karyawati Karaoke Doremi Jalan Dewi Sartika Kota Batu.
Tersangka pencurian kamera DSLR, uang Rp3 juta, dua untai kalung dan HP Blacberry serta HP Cross dan dua kartu ATM ini, adalah Iwan (20 tahun) warga RT04/RW01 Desa Sumber Sewu Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, yang ngakunya sedang terlilit utang setelah istrinya melahirkan.
Kernek truk angkutan pasir itu meringkuk di Rutan tidak sendirian, melainkan ditemani Slamet warga Kabupaten Lumajang, yang membantu tersangka menjual sebagian barang bukti hasil pencurian Iwan alias Faisol
Pencurian itu sendiri terjadi pada 4 April lalu, ketika Iwan sedang jalan-jalan di kawasan perumahan sekitar Pasar Batu. Kemudian, malam itu dia melihat seorang wanita muda berinisial TS karyawan Doremi sedang dipopong teman-teman kerjanya lantaran tak sadarkan diri menuju mes Doremi.
Rentang beberapa menit, Iwan melihat pintu mes tak terkunci dan diapun masuk dan dengan leluasa menguras tas berisi barang-barang berharga milik korban.Bahkan, menurut petugas kepolisian, Iwan sempat berusaha menyetubuhi korban diawali menggunting celana yang dikenakan korban. Merasa tubuhnya ada yang menyentuh, TS terbangun dan berteriak minta tolong begitu melihat orang tak dikenal berusaha memperkosanya. Iwan pun kabur menerobos kebun singkong.
Kanit Reskrim Polsek Batu, AKP Tukiman mengatakan, dari pemeriksaan saksi-saksi, pihaknya sempat kesulitan melacak pelaku apalagi korban sendiri tak mengenali tersangka.
Toh begitu polisi tak kekurangan akal, dan langsung menelepon nomor HP korban yang ikut disikat pelaku. Namun walaupun nada panggil, namun tak ada yang menerima panggilan itu. Sebagai gantinya, polisi mengirimkan SMS jebakan. Isinya,  Mami saya mau bayar hutang kok saya nelpon gak pernah diangkat ?.
Setinggi tingginya tupai melompat, pasti akan jatuh juga.  Iwan mengira sms tersebut untuk TS. Lantas, rentang beberapa menit dia membalas SMS berisi, Kalau mau bayar hutang lewat rekening saja, ini nomer rekeningnya, itulah isi balasan sms tersangka
Melalui rekening yang dikirim tersangka itulah, polisi lasung melakukan pengecekan dan ternyata renening atas nama Slamet, warga Lumajang.’’ Nomer rekeningnya atas nama Slamet warga Lumajang, kami langsung bergerak ke sana walaupun tak bertemu dengan yang bersangkutan. Dari istri Slamet kami mendapat info bahwa suaminya kerap nongkrong dengan Iwan,’’urai Tukiman.
Polisi pun beralih menuju rumah Iwan, namu tak ketemu. Istri Iwan pun diminta mengontak suaminya agar cepat pulang karena ditunggu tamu.” Begitu pulang langsung kami geledah, dan kami menemukan barang bukti HP Cross milik korban,’’tambah Tukiman. (mik/lyo)