Gara-Gara Korek, Toko Kasur Ludes

MALANG -  Gara-gara percikan korek api gas, sebuah toko kasur di Jalan Sulfat Raya Malang, siang kemarin ludes dilalap ‘si jago merah’. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditafsir mencapai puluhan juta rupiah. Insiden bermula sekitar pukul 11.30, ketika para pegawai toko sedang menunaikan ibadah salat Jumat. Karena sepi, pemilik toko Fuad Gatot lantas meminta sang cucu, Risky Aditya untuk menjaga toko.  Karena kondisi ruangan beratap seng yang panas, korek gas yang diletakkan di atas tumpukan kasur tiba-tiba meledak.
Percikan api itulah yang dalam sekejap langsung melahap isi toko. Sedikitnya tiga kuintal kapuk dan beberapa kasur siap jual tak terselamatkan. “Tidak ada barang yang bisa diselamatkan karena api langsung menjalar begitu cepat. Cucu saya hanya mengalami lecet-lecet di kedua tangannya, saat mencoba menyelamatkan diri,” terang Fuad kepada Malang Post. Beruntung petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang cepat meluncur ke lokasi kejadian.
Sedikitnya lima unit mobil pemadam sukses menjinakkan kobaran api dalam rentang waktu satu jam. “Untuk PMK tadi (kemarin) langsung datang. Jadi api tidak sampai merambat ke bangunan sebelah,” lanjut pria 63 tahun itu. Padahal, toko kasur milik pria paro baya tersebut berhimpitan langsung dengan bengkel las dan toko martabak terang bulan. Namun, tak satupun bangunan tetangga yang terkena jilatan api.
Hanya tembok bangunan toko milik Fuad saja tampak gosong terpanggang si jago merah yang mengamuk di musim hujan. Dalam waktu dua jam saja, proses evakuasi sudah rampung dilakukan. Fuad dibantu sejumlah tetangga kanan kiri serta kerabat langsung membersihkan sisa-sisa kebakaran. Kapuk yang tak terpanggang sengaja ditumpuk menggunung di luar toko, tepian jalan. Hal ini cukup menyita perhatian para pengguna jalan yang melintas. (tom/mar)