Rampok Kuras Brankas Alfamart Randuagung II

SINGOSARI- Lagi-lagi minimarket yang buka 24 jam menjadi sasaran kawanan perampok. Senin (28/4) dini hari kemarin, giliran Alfamart Randuagung II Singosari yang disatroni lima kawanan perampok. Mereka menguras isi brankas berupa uang tunai sebesar Rp 10 juta dan beberapa bungkus rokok.
Perisitwa yang terjadi sekitar jam 24.30 WIB itu, berhasil terekam dalam CCTV yang terpasang di minimarket modern itu. Rekaman CCTV itu tengah di pelajari tim penyidik untuk mengungkap kasus itu.
“Seperti terekam dalam CCTV yang ada di Alfamart Randuagung II, pelaku berjumlah lima orang. Saat ini kami tengah melakukan penyelidikan terkait kasus ini,” ujar Kanit Reskrim Polsek Singosari Ipda Poernomo kepada Malang Post, kemarin.
Dari informasi yang diperoleh Malang Post, minimarket yang sedang dijaga dua orang karyawan, Yudi dan Iwan Purnama, tiba-tiba lima orang yang datang menggunakan mobil Daihatsu Xenia warna hitam berplat nomor S, masuk ke dalam toko dan langsung mangacungkan parang kepada kedua karyawan. Dua orang pelaku lainnya berjaga di luar toko.
Tiga pelaku meminta kedua karyawan untuk menunjukan brankas. Karena ketakutan, keduanya menunjukan tempat brankas yang berada di gudang belakang. Menurut salah seorang karyawan Alfamart Randuagung II, pelaku berjumlah tiga orang tersebut mengancam menggunakan bahasa jawa, sambil mengacungkan parang kearah dua korban.
“Wajah para pelaku tidak kelihatan, karena menggunakan masker dan topi. Setelah mereka menunjukan tempat brankas, kemudian disuruh membuka,” terang karyawan Alfamarta yang minta namanya tidak dikorankan.
 Dari dalam brankas tersebut, para pelaku menyikat uang tunai senilai Rp 10 juta. Puas mendapatkan yang diinginkan, para pelaku melumpuhkan kedua penjaga itu, dengan mengikat kedua kaki serta tangan dan memplester mulut keduanya menggunakan lakban. Sebelum kabur, para pelaku menyempatkan diri meniyikat beberapa slop rokok dari berbagai merek yang dipajang di toko. Pelaku langsung ngacir begitu saja.
Keduanya dilepaskan Satpam pabrik beton yang ada di seberang jalan, jelang subuh dia curiga dengan kondisi Alfamart yang sepi tanpa penjaga. Mengetahui penjaganya disekap, satpam itu membuka ikatan kedua penjaga Alfamart dan diantarkan melapor ke Polsek Singosari. (big/aim)