Terekam CCTV, Perampok Alfarmart Diduga Warga Singosari

KEPANJEN-  Penyelidikan kasus perampokan Alfamart Randuagung II Kecamatan Singosari pada Senin (29/4) mulai menemui titik terang. Salah satu pelaku perampokan, diduga berasal dari Kabupaten Mojokerto. Hal tersebut sesuai dengan plat nomor mobil S yang di gunakan kawanan perampok dan terekam CCTV.
“Saat ini Kapolsek Singosari bersama tim Buser Polres Malang sedang memburu pelakunya ke Kabupaten Mojokerto. Hal itu sesuai identifikasi plat nomor S yang digunakan pelaku berasal dari Kabupaten Mojokerto,” kata salah seorang sumber di Polres Malang yang enggan namanya dikorankan kepada Malang Post kemarin.
Masih menurut sumber tersebut, salah seorang pelaku lainnya seperti terekam dalam CCTV, berasal dari Kecamatan Singosari itu sendiri. Namun, setelah dilakukan pengecekan di rumahnya yang bersangkutan tidak ada di tempat. Diduga kuat, pelaku tersebut ikut kabur ke Kabupaten Mojokerto, usai menjalankan aksinya.
“Saat dilakukan pemeriksaan usai laporan tersebut, rumah salah seorang pelaku itu kosong dan dalam keadaan terkunci. Kata warga sekitar, yang bersangkutan diketahui tidak ada di rumah sejak hari Senin (29/4),” terangnya..
Untuk memuluskan langkah penangkapan kawanan perampok tersebut, Polres Malang sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Mojokerto. “Identitas kedua pelaku sebenarnya sudah diketahui. Sekarang tinggal menunggu hasil perburuan yang dilakukan tim buser yang berangkat sejak Senin (29/4) sore,” bebernya.
Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kanit Reskrim Polres Malang Ipda Poernomo mengaku pihaknya saat ini masih berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus tersebut. Yakni dengan melakukan penyelidikan dan menghimpun keterangan dari para saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Disinggung mengenai pelaku yang kabur ke Mojokerto, pihaknya juga tidak menampiknya. “Yang jelas secara detail proses penyelidikan tentunya tidak bisa disampaikan ke rekan-rekan media. Selain itu, segala dugaan bisa terjadi terkait kasus perampokan ini,” terang mantan Kanit Laka Lantas Polres Malang ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, perampokan yang terjadi pada Senin (29/4) dini hari, melibatkan lima orang. Mereka menyikat uang tunai senilai Rp 10 juta yang ada di dalam brankas. Selain itu, kelima perampok juga menyekap kedua karyawan Alfamart. (big/aim)