Curi Uang Rp 2 Ribu, Divonis 3,5 Bulan Penjara

Nur Hadi, pelaku pencurian kotak amal di dalam Masjid Baiturohman Desa Waru Kecamatan kota Sampang, kemarin warga Desa Lar Lar Kecamatan Banyuates Sampang itu meringkuk di balik jeruji besi. Usai melakukan persidangan di Pengadilan Negri (PN) setempat.
Persidangan dengan agenda putusan, pelaku dijerat dengan pasal 362 dan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No.2 tahun 2012 di vonis 3 bulan 15 hari penjara oleh majelis Hakim. Usai sidang, Humas PN Sampang Syhabbudin mengatakan, vonis yang dijatuhkan terhadap pelaku lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umun (JPU) yang mengajukan 4 bulan penjara. "Vonis dijatuhkan 3 bulan 15 hari penjara. Ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut 4 bulan penjara," terang Syihabbudin, Selasa (29/4/2014).
Lanjut Syihabbudin, pengurangan masa tahanan sendiri diambil dengan berbagai pertimbangan dan melihat nominal uang yang dicuri tidak signifikan. "Mengingat perkara ini sifatnya pencurian yang nilainya tidak signifikan. Setelah majelis hakim melakukan musyawarah maka vonisnya diringankan," jelasnya.
Sementara itu Jaksa Penuntut Umum Heronika Setiawaty menanggapi vonis yang dijatuhkan mengatakan dan menerima putusan tersebut. Mengingat tuntutan yang diajukan oleh pihaknya juga ringan. "Iya nggak apa-apa, soalnya tuntutannya ringan," singkatnya.
Seperti diberitakan, pada 19 Januari lalu pukul 03.00 dini hari, aksi pencurian kotak amal yang dilakukan oleh Nur Hadi. Dia berhasil mengambil uang sebesar Rp 2000. Sebab, kotak amal tersebut sudah lama tidak terpakai dan hanya tersisa uang Rp 11 ribu, sementara pada saat yang bersamaan pencurian yang dilakukan Nur Hadi kepergok warga dan langsung ditangkap. (jpnn/bj/udi)