Diduga Hasil Kejahatan, 20 Kendaraan di Pegadaian Disita

MALANG – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Malang selasa kemarin, pamer hasil tangkapan kasus curanmor. Sebelas orang pelaku utama dan dua orang penadah, berhasil diamankan dalam kurun waktu dua pekan. Selain 13 orang tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 25 unit sepeda motor berbagai merek serta dua mobil jenis Suzuki Katana dan BMW.
“Dari 13 orang tersangka itu, dua diantaranya sudah kami relas (kirim) ke Kejaksaan Negeri Kepanjen. Sedangkan tersangka lainnya ini masih dalam tahap penyidikan. Kami juga masih mengembangkan kasus ini, karena ada beberapa pelaku yang menjadi actor utama belum tertangkap,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman.
Mantan tenaga pendidik (Gadik) SPN Brimob Polda Jatim ini mengatakan, dari 25 unit motor dan dua mobil yang menjadi barang bukti, terbanyak diamankan di sebuah tempat pegadaian di wilayah Kecamatan Turen, pada akhir pekan lalu. Yaitu 19 unit motor serta 1 mobil Suzuki Katana.
“Kendaraan itu kami amankan karena diduga hasil kejahatan. Tetapi belum ada tersangkanya karena kami masih menyelidikinya, beberapa motor ada STNK. Namun yang lainnya tidak ada. Kami masih minta Unit Lalu Lintas mengecek nomor rangka dan mesin, apakah benar hasil kejahatan. Sedangkan mobil BMW yang juga diduga hasil kejahatan, kami amankan di sekitar Kecamatan Bululawang,” jelasnya.
Sementara itu, sebelas orang tersangka yang sampai kemarin masih mendekam di balik terali besi Mapolres Malang adalah, Mustar warga Desa Putujrejo Kecamatan Kalipare. Suyanto warga Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Soleh Qodin, warga Desa Tawangsari Sumbermanjing Wetan. Adi Sujoko warga Desa Sitiarjo Sumbermanjing Wetan. Winarto warga Desa Ngingit Kecamatan Tumpang.
Kemudian Muhammad Nur Yasin, warga Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang. Samsul Arifin warga Kecamatan Tirtoyudo. Pirno Utomo warga Desa Kranggan Kecamatan Ngajum serta Sueb Purwanto, warga Desa Babadan Kecamatan Ngajum. Mereka ini adalah para pelaku utama pencurian. Sedangkan dua penadahnya yaitu Puji Santoso, warga Desa Sitiarjo Sumbermanjing Wetan dan Siswanto warga Desa Wonokerto Kecamatan Bantur.(agp/aim)