Pelaku Masih Misterius

Siapa di balik pelaku pembunuhan Edwin Treo Febrian, sampai kemarin, masih misterius. Polsek Candipuro di-back up Polres Lumajang dan Polsekta Sukun, masih bekerja keras untuk mengungkap kematian siswa SMK PGRI 2 Malang. Beberapa saksi dimintai keterangan untuk mendapat petunjuk pelakunya.
Kapolres Lumajang AKBP Singgamata, saat dikonfirmasi mengatakan, kasusnya masih dalam tahap penyelidikan. Tewasnya siswa kelas XII jurusan Teknik Informatika, yang mayatnya dibuang ke jurang bawah Jembatan Perak (Geladak Perak) Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Lumajang, menjadi atensi khusus yang harus segera diungkap.
‘’Kami masih melakukan penyelidikan, untuk mencari tahu siapa pelakunya. Termasuk apa motif di balik pembunuhan tersebut. Apakah karena asmara atau dendam pribadi, masih belum jelas, karena pelakunya masih misterius,’’ ujar AKBP Singgamata.
Mantan Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Jatim ini menambahkan, untuk segera mengungkap kasus pembunuhan ini, Polres Lumajang telah membentuk tim khusus.
Tim yang dibentuk adalah gabungan petugas Reskrim Polres Lumajang dan Polsek Candipuro. Mereka bekerja sejak kematian Edwin diduga dibunuh. Bahkan, sampai kemarin, tim masih berada di lapangan untuk menyelidiki kasus pembunuhan ini.
‘’Saat ini tim masih berada di lapangan untuk mencari keterangan sebanyak-banyak dari berbagai pihak. Untuk menemukan pelakunya, kami minta bantuan keluarga dan rekan-rekan. Jika ada info sekecil apapun, bisa langsung menginformasikan kepada kami, karena akan sangat membantu mengungkap kejadian ini,’’ terang Singgamata, lewat pesan SMS kepada Malang Post.
Sementara itu, meski lokasi pembuangan mayat korban di wilayah Lumajang, namun Polsekta Sukun juga tidak mau tinggal diam. Tim Reskrim Polsekta Sukun, juga ikut bekerja ekstra membantu mengungkap kematian Edwin. Bahkan, Kamis (8/5) malam, Sutrisno, orangtua Edwin dipanggil untuk dimintai keterangan.
‘’Kasusnya memang sudah dilimpahkan ke Polres Lumajang, untuk menangani sepenuhnya. Tetapi kami tetap akan membantu menyelidiki kasusnya untuk mengungkap pelakunya. Saksi-saksi yang dekat dengan korban, masih kami mintai keterangan,’’ jelas Kanitreskrim Polsekta Sukun, Ipda Irwan Tjatur.
Edwin Treo Febrian, warga Jalan Kasin Jaya Malang tewas diduga karena menjadi korban pembunuhan. Usai dihabisi, jenazahnya di buang ke jurang bawah Jembatan Perak (Geladak Perak) Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Lumajang. Belum diketahui siapa pelaku dan apa motifnya. Namun kuat dugaan pembunuhan itu, karena masalah asmara. (agp/avi)