Ahli Waris Diperiksa

MALANG - Ibarat tanpa halangan, penyidikan terhadap kasus pemalsuan data autentik yang dilakukan Tjang Siang Bing alias Guntur Prayitno, warga Jalan Rinjani 1 Malang terus menggelinding. Bos restaurant Country Singosari ini dilaporkan melakukan rekayasa dalam kepemilikan rumah di Jalan Rinjani 14 Malang milik Han Kian Gwan alias Ivan Nurhansah. Rumah tersebut, sudah dirobohkan dan hendak dibangun. Rencananya, hari ini Erni Susilowati Nurhansah, ahli waris rumah tersebut akan dihadapkan dan diperiksa penyidik Satreskrim Polres Malang Kota.
Dikonfirmasi hal ini, Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Arief Kristanto SH, SIK menegaskan pihaknya masih memproses berkas laporan yang pernah ditangani Polwil Malang, tahun 2009 lalu. “Masih kami proses,” tegasnya singkat. Namun sumber Malang Post di lingkungan jajaran reskrim, mengatakan materi untuk penyidikan kembali, sudah cukup untuk unit Pidter Satreskrim Polres Malang Kota. Bahkan, tinggal melakukan penyitaan atas beberapa alat bukti lagi untuk melengkapi berkas perkara tersebut yang dahulu masih dinyatakan masih P19 (belum sempurna) oleh JPU Kejari Kota Malang.
“Sebenarnya kasus itu sudah pernah ditangani dan dilimpahkan ke kejaksaan. Namun menurut JPU, berkasnya dikembalikan karena penyidik diminta untuk melengkapi beberapa surat lain,” terang sumber yang minta namanya dirahasiakan itu. Dia menerangkan, berkas dari Polwil Malang yang disita hanyalah duplikat surat nikah Ivan Nurhansah dan Sudarmi. “Bukti ini tidak nyambung dengan pasal yang disangkakan kepada pelaku (Guntur Prayitno). Sebab itu harus dilakukan penyitaan kembali terhadap beberapa surat yang dianggap relevan,” paparnya.
Alat bukti yang relevan, seperti surat kematian Ivan Nurhansah, surat wasiat penyerahan rumah kepada Erni Susilowati Nurhansah, akte notaris pengakuan anak ataupun akta kelahiran Erni Susilowati Nurhansah. “Ini bisa didapatkan dari pelapor yakni Erni sendiri,” tegas sumber tersebut. Sementara itu, penelusuran Malang Post di TKP, rumah berharga miliaran rupiah itu, ternyata sudah dibeli seorang wanita bernama Luciana. “Saya kurang tahu pasti nama lengkapnya. Tapi lahan ini, yang saya tahu dibeli bu Luciana dan rencananya digunakan untuk home stay,” ungkap seorang laki-laki yang berada di tempat tersebut. (mar)