Zero Judi Sikat 29 Penjudi

Para tersangka pelaku judi yang diamankan Satreskrim Polres Malang ketika digelar kemarin.

MALANG – Perang melawan perjudian di wilayah Kabupaten Malang terus ditabuh Satreskrim Polres Malang. Dalam waktu dua malam, sebanyak 29 orang pejudi diamankan. Mereka ditangkap dibeberapa TKP.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muhammad Aldy Sulaeman SIK, mengatakan dari 29 orang yang diamankan, 8 orang terpaksa dipulangkan. Mereka hanya sebagai saksi, dan tidak ikut melakukan perjudian. Delapan orang tersebut sempat ikut diamankan, karena berada di lokasi judi saat dilakukan penggrebekan.
“Mereka yang kami pulangkan karena pasalnya 303 bis, sehingga tidak dilakukan penahanan, hanya diwajibkan lapor Senin dan Kamis. Sedangkan lainnya, yang merupakan bandar dan pemain judi kami tahan dan dijerat dengan pasal 303 KUHP,” terang Aldy kepada Malang Post, kemarin.
Penggrebekan lokasi judi ini menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan maraknya judi di wilayahnya. Berangkat dari informasi tersebut, polisi kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Begitu benar, polisi langsung menggrebek dan menangkap pelakunya.
Pertama penggrebekan di wilayah Kecamatan Pagak. Polisi mengamankan lima orang pelaku judi remi berikut dengan barang bukti di dua lokasi. Kemudian berlanjut ke wilayah Kecamatan Turen, dan mengamankan judi dindong beserta dengan barang bukti dua alat mesin dindong.
Lalu di Kecamatan Tumpang, polisi menggrebek dua lokasi judi dadu juga mengamankan lima orang, yaitu dua bandar dan tiga penombok. Setelah itu di Kecamatan Kepanjen, menggrebek judi dadu serta remi. Dan terakhir di Kecamatan Gedangan menggrebek judi remi dengan mengamankan 7 orang serta barang bukti uang Rp 1 juta lebih.
“Operasi bersandi ‘Zero Judi’ ini akan terus kami lakukan sampai wilayah Kabupaten Malang, bersih dari segala bentuk perjudian. Karena kasus perjudian ini akan menjadi atensi kami untuk dilibas,” terang mantan tenaga pendidik (Gadik) SPN Brimob Polda Jatim ini.(agp/aim)