Pencuri Lima Burung Dibekuk

MALANG- Berdalih kepepet kebutuhan ekonomi, Muyasaroh, 29 tahun, harus berurusan dengan petugas Polsek Bantur. Warga Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran ini, ditahan karena mencuri lima ekor burung kenari milik Ahmad Taufik, 33 tahun, warga Dusun Krajan Desa Pringgodani Kecamatan Bantur. Dia ditangkap di rumahnya sehari setelah melakukan pencurian. Barang bukti yang diamankan, lima ekor burung kenari hasil curian yang masih belum dijual.
"Tersangka ini kami tangkap di rumahnya. Itu setelah kami mendapat petunjuk dari saksi bahwa pelakunya adalah Muyasaroh. Saksi mengenal karena tersangka pernah menikah dengan warga sekitar," ungkap Kapolsek Bantur, AKP Karmidi. Mantan Kapolsek Pagelaran ini menambahkan, karena tersangkanya wanita, usai diperiksa untuk penahanan tersangka dititipkan di Mapolres Malang. "Kami titipkan karena di Polsek tidak ada tahanan khusus wanita," katanya.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian yang dilakukan tersangka terjadi Selasa (13/5) sekitar pukul 14.00. Saat kejadian korban Ahmad Taufik sedang keluar rumah. Sedangkan istrinya berada di dapur. Tersangka yang datang dengan mengendarai motor ini, langsung menuju ke samping rumah korban. Dia yang sudah menyiapkan tempat burung, langsung mengambil lima ekor lalu kabur. Meski berhasil kabur, tetapi aksinya dipergoki oleh salah satu warga sekitar yang mengenal tersangka. (agp/mar)