Mau Buang Air di Sungai, Temukan Granat

KARANGPLOSO- Sebuah granat tangan berbentuk nanas ditemukan di pinggir sungai di Dusun Ngepeh Desa Ngijo Kecamatan Karangploso, Kamis (15/5) malam. Belum diketahui status granat tersebut masih aktif atau tidak. Saat ini, petugas kepolisian masih menyelidiki asal-usul maupun kepemilikan granat tersebut.
“Posisi granat masih berada di Mapolsek Karangploso. Saya sudah perintahkan jajaran supaya segera dibawa ke Mapolres Malang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Wakapolres Malang Kompol Pranatal Hutajulu kepada wartawan kemarin.
Informasi yang berhasil dihimpun, granat tersebut ditemukan pertama kali oleh Misbachul Karim warga sekitar, pada pukul 23.30 WIB. Saat itu, Misbachul Karim berada di sekitar sungai tersebut untuk buang air besar. Sesampainya di pinggir sungai, dia kaget menemukan sebuah granat yang tergeletak begitu saja.
Temuan itu langsung dilaporkannya ke Mapolsek Karangploso. Petugas yang menerima laporan, langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian Perkara (TKP). Saat ditemukan, posisi granat terletak diantara bebatuan yang ada di sungai tersebut dalam keadaan berkarat dan pengaman mapun kunci masih terpasang.
“Kami masih belum mengetahui stastus granat tersebut masih aktif atau tidak. Setelah kami periksa, kemudian akan kami bawa ke Labfor Polda Jatim di Surabaya,” kata perwira menengah (Pamen) dengan satu melati di pundaknya tersebut.
Lebih lanjut Pranatal Hutajulu mengatakan, dari hasil Labfor Polda Jatim, nantinya diketahui asal-usul granat tersebut. Termasuk untuk mengetahui statusnya yang masih aktif atau tidak. Ketika disinggung penemuan granat itu terkait dengan peristiwa meledaknya ATM Bank Mandiri beberapa waktu lalu, dia belum bisa memastikannya.
Sedangkan dugaan lainnya granat itu adalah milik TNI, Pranatal Hutajulu juga belum bisa memastikan. Mengingat di sekitar karangploso juga terdapat markas maupun kesatuan TNI, yakni Batalyon Kesehatan (Yonkes) Kostrad.
“Biasanya temuan granat tersebut merupakan peninggalan perang zaman dahulu. Apalagi saat ditemukan, granat tersebut dalam keadaan berkarat. Sehingga, kami menduga kuat tidak ada hubungannya dengan peledakan ATM bank mandiri maupun granat itu milik TNI,” tutunya. (big/aim)