Pencarian Dua Pemancing Dihentikan

Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan pencarian dua pemancing yang hilang di Pantai Lenggoksono. Pencarian dihentikan karena selama satu pekan tidak mendapatkan petunjuk sama sekali yang mengarah keberadaan dua korban tersebut.
“Terhitung sejak hari Sabtu kemarin, PMI Kabupaten Malang Polair,, dan Tim SAR Rescue Malang Selatan sudah menarik diri dan kembali ke markasnya masing-masing,” ujar Komandan Siga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Pantai Lenggoksono Muklish saat dihubungi Malang Post kemarin.
Dijelaskannya, penghentian pencarian tersebut sudah sesuai dengan ketentuan pencarian di lautan. Penghentian pencarian tersebut sudah dikoordinasikan serta disepakati dengan seluruh komponen yang terlibat. Mulai tim SAR gabungan itu sendiri dari pihak desa,  dan relawan yang melakukan pencarian. Masih kata Muklish, penghentian pencarian ini sudah diberitahukan kepada kedua keluarga korban yang hilang tersebut.
 “Pada initinya, kedua keluarga korban sudah pasrah dan mengkihlaskan kejadian ini. Mereka juga tidak mempermasahkan kami menghentikan proses pencarian,” terangnya.
Meski pencarian secara resmi telah dihentikan, pencarian secara swadaya yang melibatkan masyarakat maupun nalayan tetap dilakukan. Hal itu sebagai bentuk kepedulian serta masyarakat terkait peristiwa ini. Sedangkan pencarian swadaya ini juga melibatkan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas).
“Pencarian yang dilakukan oleh Pokmaswas, masyarakat serta nelayan tersebut akan dilakukan secara acak dan tidak rutin. Sembari melaut untuk mencari ikan, para nelayan dan Pokmaswas juga melakukan pencarian,” beber pria yang juga menjabat sebagai ketua Pokmaswas Pantai Lenggoksono ini.
Selain itu, pihaknya juga mengintensifkan komunikasi dengan Pokmaswas maupun nelayan dari wilayah lainnya. Termasuk pihaknya juga sudah menyebarkan informasi maupun ciri-ciri kedua korban yang hilang disapu ombak tersebut.
Kedua korban yang hilang itu adalah Kedua korban itu bernama Paiman, 34 tahun, warga Desa Srimulyo Kecamatan Dampit dan Hendro Wahono Handoko, 18 tahun, warga Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo. Mereka hilang saat mancing di Pantai Lenggoksono pada hari Minggu (10/5) lalu. (big/aim)