Polda Jatim Gerebek Arena Sabung Ayam

MALANG –  Arena sabung ayam di Malang, kemarin siang digerebek Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Dari lokasi sabung ayam yang berada di dalam gudang pupuk CV. Semar Tani, Dusun Golek RT06 RW04, Desa Karangduren, Pakisaji itu, polisi mengamankan 11 orang yang diduga terlibat dalam perjudian tersebut. Informasi yang didapat Malang Post, salah satu orang yang ikut digiring ke Polda Jatim yakni salah satu pengurus CV. Semar Tani asal Desa Karangduren, Pakisaji.
Selain 11 orang, polisi juga mengamankan barang bukti puluhan ekor ayam aduan, 82 unit sepeda motor serta 22 mobil. Semua barang bukti kendaraan tersebut masih berada di dalam satu gudang. Hingga petang kemarin, seluruh barang bukti masih berada di lokasi dan dijaga beberapa petugas. Bahkan, satu tim dari Detasemen B Pelopor Satbrimob Polda Jatim yang berkedudukan di Desa Ampeldento, Pakis rencananya juga dilibatkan untuk mengamankan lokasi penggerebekan.
“Untuk 11 orang yang kami amankan, langsung digiring ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Status mereka masih diamankan,” ungkap Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Kompol Viktor Mackbon. Menurut dia, penggerebekan judi sabung ayam tersebut, merupakan perintah langsung dari Kapolda Jatim, Irjen Pol. Unggung Cahyono. Dikatakannya, mantan Kapolres Malang ini mendapat laporan dari masyarakat bahwa di dalam CV. Semar Tani sering digunakan untuk perjudian sabung ayam.
Kedatangan polisi ini sendiri, membuat para penjudi lari kalang kabut. Tidak sedikit yang kabur dengan cara melompat dinding pabrik setinggi sekitar 2,5 meter. “Yang berada di dalam saat itu banyak. Lebih dari 50 orang. Namun banyak juga yang kabur. Tadi saya bersama kakak ikut kabur dengan cara melompat dinding. Dua teman saya masih di dalam karena tidak bisa kabur,” tutur salah satu penjudi asal Nongkojajar, Pasuruan yang minta namanya dirahasiakan.
Dijelaskannya, polisi yang datang dengan mengendarai tiga mobil, berpura-pura menjadi pemain dengan membawa ayam aduan. “Tetapi begitu masuk, polisi langsung mengeluarkan pistol dan menembakkan ke atas. Setahu saya, yang membawa pistol ada enam orang,” paparnya. Pasca penggerebekan, warga dan beberapa penjudi yang kabur berbaur bergerombol di luar gudang tersebut. Beberapa penjudi yang lolos, mengaku masih bingung untuk mengeluarkan motor miliknya yang ikut diamankan sebagai barang bukti. (agp/mar)