Ujian Sekolah di Ruang Eksekutif

JIKA 17 siswa yang diamankan tersebut terbukti melakukan pengeroyokan dan ditetapkan sebagai tersangka, mereka bakal mengikuti ujian kenaikan kelas (UKK) di Polres Malang. Karena jadwal UKK untuk siswa SMP di Kabupaten Malang, dimulai hari ini sampai Kamis (12/6) nanti. “Untuk ujian kenaikan kelas (UKK), kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.  Menurutnya, guru-guru akan membawakan soal ujian ke Polres Malang.
“Orangtua mereka juga sudah kami minta untuk membawakan buku pelajaran dan seragam sekolah. Mereka akan ujian di ruang eksekutif Polres Malang yang sudah kami siapkan,” terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Budi Iswoyo mengaku sudah mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat laporan dari pihak SMP Negeri 1 Tajinan.  Dia menyayangkan sekali kejadian tersebut bisa terjadi dan mengakibatkan korban meninggal dunia.
Untuk prosesnya, Budi menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang ada. “Biarkan proses hukum berjalan terlebih dahulu. Kami akan segera mengundang pihak sekolah untuk melakukan pembinaan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” kata dia. Saat ini, dia mengaku menunggu hasil pemeriksaan polisi untuk menunggu, apakah sekolah juga lalai dalam menjaga anak didiknya. “Jika memang ada kelalaian, pihak sekolah akan terancam sanksi. Kami telah menugaskan beberapa petugas di dinas untuk terjun ke lokasi dan mencari informasi langsung,” paparnya. (agp/mar)