Copet Bus Diringkus

MALANG– Dua kali keluar masuk bui karena mencopet, ternyata tidak membuat Misdi, 37 tahun, warga Jalan Doho Kelurahan/Kecamatan Dampit ini kapok. Faktanya, kemarin ia kembali harus berurusan dengan polisi dan meringkuk di balik terali Polsek Turen. Ia ditangkap karena kasus yang sama. Bahkan sebelum diamankan polisi, Misdi sempat dipukuli oleh beberapa warga. Namun untungnya polisi cepat mengamankannya.
Barang bukti yang turut diamankan, adalah sebuah dompet berisi uang Rp 210.000 serta surat-surat penting milik Suprapto, 42 tahun warga Desa Bumirejo, Dampit. Diperoleh keterangan, siang kemarin sekitar pukul 10.00, korban perjalanan menuju ke Turen, dengan naik bus Malinda tujuan Dampit – Malang. Ia naik bus dari depan rumahnya. Ketika sampai di pertigaan Jalan Gatot Subroto Turen, korban turun dari bus.
Saat turun ini, korban baru sadar kalau dompet miliknya hilang. Yakin telah kecopetan, dengan naik ojek korban mengejar bus sampai di Pasar Turen. Selanjutnya korban langsung menuduh tersangka sebagai pelakunya. Pasalnya, di dalam bus itu hanya tersangka yang berada di belakang dan memepet korban. Meski awalnya saat dituduh tidak mau mengakui, namun setelah didesak dan digeledah ditemukan dompet disembunyikan di balik baju.
Spontan korban dan warga yang mengetahui langsung memukulinya. Tetapi tidak lama kemudian, polisi datang lalu mengamankannya. “Pengakuannya dia baru sekali saja mencopet. Namun kami masih tetap mengembangkan kasusnya karena ada dugaan dia lebih dari sekali. Apalagi sebelumnya tersangka juga sudah dua kali masuk penjara dengan kasus yang sama. Yaitu pada tahun 1998 lalu serta tahun 2013 lalu,” terang Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Sudarno. (agp/mar)