11 Kali Menipu Akhirnya Masuk Bui

MALANG– Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Peribahasa itu sama dengan nasib yang dialami Sugeng Slamet alias Kacong, 24 tahun. Setelah 11 kali melakukan penipuan, warga Jalan Kramat RT19 RW05, Desa Brongkal Pagelaran ini, akhirnya tertangkap juga. Akhir pekan lalu, dia dibekuk petugas unit reskrim Polsek Kepanjen, atas tuduhan penipuan terhadap Septa Triana, 17 tahun. Aksi penipuan yang dilakukan Kacong ini, terjadi 11 Desember 2013 lalu, di tempat kos-kosan korban di Dusun Bangsri, Kelurahan Ardirejo Kepanjen.
Pagi itu korban warga Dusun Karangtengah, Desa Ngadirejo Kepanjen ini, didatangi oleh Kacong. Hubungan antara korban dengan tersangka adalah sebatas teman. Kedatangan tersangka, untuk meminta sepeda motor Honda Beat N 5897 II milik korban. Alasannya untuk mengambil uang di rumah ibunya.  Karena sudah kenal, dan korban sendiri tidak curiga, dia lalu menyerahkan kunci kontak motornya.
Namun setelah dipinjamkan, ternyata motor tidak kunjung dikembalikan sampai beberapa hari. Karena sadar telah menjadi korban penipuan, Septa lalu melaporkan ke Polsek Kepanjen. “Berdasarkan laporan itu, kami lalu melakukan penyelidikan selama beberapa bulan. Dan hasilnya, tersangka kami tangkap saat berkeliaran di sekitar Pakisaji,” ujar Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.
Dari perkembangan penyidikan, mantan Kabag Ops Polres Malang ini mengatakan, bahwa tersangka tidak hanya sekali saja melakukan penipuan. Tetapi sudah 11 kali, sejak akhir Desember 2013 lalu. Selain di Kepanjen, ada TKP lain di Pakisaji, Turen serta Gondanglegi.
“Dari sebelas kali melakukan penipuan tersebut, modusnya selalu sama. Dan motor yang dibawa kabur tersangka selalu sepeda motor Honda Beat,” tutur Suyoto.
Sementara itu, Kacong mengatakan kalau sepeda motor hasil penipuan, semuanya telah dijual kepada seseorang seharga Rp 2 juta. Uang hasil penjualan, diakui sudah habis untuk mencukupi kebutuhan keluarga. “Saya baru sekali ini masuk penjara. Saya melakukan penipuan karena tidak memiliki pekerjaan,” ujar bapak satu anak ini. (agp/mar)