Tersengat Listrik, Jatuh dan Patah Tulang

Susilo (37), warga Dusun Kromodangsan, Desa Lumbungrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Yogyakarta terpaksa harus mendapat  perawatan intensif di RSUD Muntilan.

Ia terjatuh dari ketinggian 10 meter saat memasang baliho capres Jokowi-JK, di salah satu ruas jalan di Dusun Semen, Desa Sucen, Kecamatan Salam, Selasa (10/6) malam.

Akibat kejadian itu, karyawan perusahaan percetakan ini mengalami luka patah tangan kiri dan luka bakar kaki kiri.

Informasi yang dihimpun, kejadian yang menimpa Susilo ini terjadi sekitar pukul 21.00. Beredar informasi Susilo jatuh lantaran tersengat listrik saat memasang baliho capres itu. Baliho yang dipasang korban diketahui berukuran 5 meter x 5 meter. Selain terdapat gambar pasangan capres nomor urut 2, Jokowi-JK, baliho tersebut juga bertuliskan “Bersama Wujudkan Indonesia Hebat”.

Kapolsek Salam, Iptu Darmadi mengatakan, dari penyelidikan di lapangan, baliho dipasang berdekatan dengan kabel listrik tegangan tinggi. Informasi tersebut didapatkannya dari warga sekitar lokasi kejadian. “Diduga, karena malam hari, korban bersama salah satu rekannya yang memasang baliho tidak melihat kabel yang berdekatan sehingga menyenggol bagian tubuhnya. Akibatnya korban jatuh,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, korban jatuh dari ketinggian sekitar 10 meter hingga sempat tidak sadarkan diri. Usai terjatuh, korban langsung dilarikan ke RSUD Muntilan untuk menjalani perawatan. Dari pemeriksaan yang dilakukan, korban mengalami luka patah tulang tangan dan luka bakar pada telapak tangan kiri dan paha kiri akibat sengatan listrik. “Dari informasi, kondisi korban hingga tadi (kemarin) sudah sadarkan diri,” tuturnya. (jpnn/udi)