Balita Tewas Dilumat Tronton

JUNREJO - Kecelakaan maut, Rabu (11/6) malam terjadi di Jalan Proliman Desa/Kecamatan Junrejo. Seorang bocah, Ela (5 tahun) asal RT03/RW05 Dusun Jeding Desa Junrejo pun tewas di lokasi kejadian. Peristiwa mengakibatkan kemacetan total itu, memaksa aparat kepolisian harus olah TKP sekaligus evakuasi hingga tadi malam.
Tabrakan karambol itu terjadi, setelah Truk Tronton H 1974 CY yang mengangkut barang berupa kursi untuk diekspor, lepas kendali alias rem blong. Imbasnya, mobil di depannya yakni sedan hitam nopol N 1628 KF yang dikemudikan dr. Deta,  langsung kena seruduk. Tak hanya itu bus pariwisata nopol D 7714 AJ berpenumpang 27 orang rombongan dari Surabaya, ikut kena sapu hingga terguling.
Belum cukup, satu sepeda motor dan mobil pick up ikut ditabrak. Ela kebetulan bersama ibunya, Rohmah, mengendarai sepeda motor itu. Bocah tersebut meninggal dalam perjalanan ke RS Baptis, sedangkan orangtuanya mengalami luka cukup parah.
Tronton baru berhenti ”mengamuk” setelah menghantam rumah dan toko listrik Bintang Terang milik Brudi. Temboknya hancur, sedan milik dokter ikut terseret masuk ke dalam rumah.
Yasin, salah seorang saksi mata mengungkapkan, sejauh ini korban meninggal baru satu orang yakni Ela. Sedangkan sopir sedan, mengalami patah tulang di bagian pinggang dan luka sobek di bagian kepala. Sementara semua penumpang bus pariwisata, hanya mengalami luka ringan kendati kendaraan besar yang ditumpanginya terguling.
”Yang meninggal satu orang Mas, kalau yang sopir sedan mengalami patah tulang,” ungkapnya kepada Malang Post di tempat kejadian. Dia pun bersama warga lainnya, secepatnya menyelamatkan sopir sedan yang kondisi mobilnya ringsek 90 persen itu.
Dia menengarai, rem truk tronton tersebut sudah blong sejak di depan SD atau pertigaan arah Polres Batu. Dari sanalah truk ini tidak bisa dikendalikan oleh sang sopir, sehingga kendaraan yang ada di depannya ikut diseruduk dan menabrak pembatas jalan serta toko milik warga. Karena tiga mobil itu sama-sama melaju dari arah Barat menuju Proliman dengan kondisi jalan menurun cukup tajam.
Taufan, kru dari Bus Pariwisata Cipta Ganti menyebut, saat itu bus dalam perjalanan pulang ke Surabaya dari berwisata ke Jatim Park 2. Saat di Proliman akan belok kiri, tiba-tiba diseruduk truk tronton.
”Beruntung penumpang tidak ada yang luka parah, hanya luka ringan dan kini sudah diperbolehkan pulang. Kejadiannya berlangsung cepat sekali,” ungkapnya.
Kapolres Batu, AKBP Windinyanto Pratomo yang turun langsung mengatakan, sampai saat ini baru ada satu korban meninggal. Korban merupakan pengendara sepeda motor.”Faktornya apa dan apakah rem blong, masih diselidiki oleh petugas,” katanya di sela-sela olah TKP.
Windi tidak menyebutkan berapa jumlah korban lainnya. Sebab pihaknya masih melakukan identifikasi para korban di Rumah Sakit Baptis.  Sedangkan kecelakaan itu sendiri melibatkan lima kendaraaan, Truk Tronton, Sedan, Pick Up, bus dan sepeda motor.
Windi menambahkan, seharusnya truk tronton tidak boleh melewati jalan tersebut.”Kami akan koordinasikan dengan Dishub, tapi yang jelas kendaraan besar ini tidak boleh melintas di sini,”tandasnya.(mik/lyo)