Indomaret Randuagung Dirampok, Rp 6,5 Juta Melayang

MALANG – Setelah sempat mereda, aksi perampokan dengan sasaran minimarket Indomaret kembali terjadi. Dini hari kemarin, toko modern di Jalan Raya Randuagung Kecamatan Singosari yang menjadi bidikan pelaku. Uang dan beberapa barang berharga senilai Rp 6,5 juta berhasil dibawa kabur.
Peristiwa tersebut, langsung ditangani petugas Polsek Singosari. Saat ini polisi masih menyelidiki pelaku perampokan yang berjumlah empat orang, dengan bersenjata badik serta pistol yang diduga air shoftgan.
“Kami masih menyelidiki kasusnya. Beberapa saksi termasuk karyawan Indomaret masih kami mintai keterangan. Untuk senjata yang digunakan pelaku menodong karyawan, itu adalah senjata air shofgan,” ungkap Kapolsek Singosari Kompol Decky Hermansyah.
Mantan Kasatreskrim Polres Malang ini menambahkan, bahwa pihaknya sebelumnya sudah melakukan sosialisasi serta himbauan kepada pemilik toko modern untuk tidak buka selama 24 jam. “Kami sudah ingatkan supaya tidak buka 24 jam. Tetapi himbauan yang kami sampai, termasuk pemerintah juga sudah menghimbau tidak ada respon,” tambah Decky.
Aksi perampokan terjadi sekitar pukul 02.08. Pelaku yang berjumlah empat orang datang dengan berboncengan dua sepeda motor. Keempatnya memakai helm teropong. Tiga diantaranya masuk, sementara satu berjaga di luar.
Dua dari tiga pelaku yang masuk, lalu mengeluarkan pistol derta sebilah badik untuk menakuti karyawan Indomaret. Mereka meminta supaya ditunjukkan tempat penyimpanan brankas. Namun karena uang dalam brankas tidak bisa diambil, pelaku memilih mengambil uang di dalam laci sebesar Rp 1,6 juta, HP Android Samsung Galaxy Ace, HP Nokia serta 20 pak rokok hingga total kerugian sekitar Rp 6,5 juta.
Setelah mendapat hasil, empat perampok ini lantas kabur. Tak lama setelah pelaku kabur, karyawan Indomaret yang menjadi korban langsung melapor kejadian perampokan itu ke petugas Polsek Singosari.(agp/nda)