Petaruh Bola Dibekuk

MALANG - Momen piala dunia benar-benar menjadi surga bagi para petaruh bola. Buktinya, Mohammad Zaini, 30 tahun, warga Jalan Permadi Malang, meringkuk di sel Polres Malang Kota. Dia ditangkap anggota Satreskrim Polres Malang Kota saat asyik main judi saat nobar piala dunia di Terminal Arjosari Malang, Rabu (18/6) malam. Dari tangannya, petugas mengamankan uang Rp 1,5 juta dan dua HP yang biasa digunakan untuk bertransaksi.
Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Dwiko Gunawan SH mengatakan, penangkapan terhadap tersangka ini setelah petugas melakukan penyelidikan atas informasi banyaknya taruhan judi saat piala dunia berlangsung. “Informasi ini ternyata benar. Saat petugas melakukan penyelidikan di Terminal Arjosari, tersangka diketahui mengumpulkan uang taruhan,” paparnya. Menurut dia, hasil uang judi bola yang didapat pegawai swasta ini cukup banyak.
Di hari pertama piala dunia, dia dan seorang temannya yang masih kabur, yakni inisial LK, berhasil mendapatkan uang masing-masing Rp 500.000. Lalu di hari kedua, masing-masing mendapat uang Rp 1,5 juta. “Di hari ketiga, dapat Rp 1 juta. Hari keempat sebelum tertangkap mendapat Rp 1 juta. Total selama empat hari mencapai Rp 4 juta,” ungkap mantan Kasatreskrim Polres Batu itu.
Modus yang dilakukan tersangka ini, lanjut Dwiko, selalu menggunakan Facebook untuk mencari lawan taruhan di setiap pertandingan yang dianggap menarik. Begitu mendapat lawan taruhan, Zaini dan LK kemudian patungan untuk uang tombokan. “Kalau lawannya menang, mereka tetap meminta uang taruhan yang diberikan dipotong 5 persen. Istilahnya uang banyon (air),” terangnya. Dalam pemeriksaan, Zaini mengaku sudah berulangkali menjadi petaruh bola sejak Liga Eropa digelar. (mar)