Guru Les Musik Berbuat Asusila

MALANG – Seorang duda dua anak, Dicky Dwi Frans, 30 tahun, terpaksa harus mendekam di balik terali besi Mapolres Malang, sejak Kamis lalu. Warga Dusun Ngembul, Desa/Kecamatan Kalipare ini, ditahan atas tuduhan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Sebut saja nama korbannya Maria, 10 tahun. Korban yang masih pelajar sekolah dasar (SD) tersebut, adalah keponakan tersangka sendiri. Dia dicabuli sebanyak dua kali di dalam rumahnya ketika sedang tidur.
Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong. Ibu korban sudah lama bekerja di luar negeri. “Tersangka kami tangkap di rumahnya setelah ada laporan. Dia kami jerat dengan pasal 81 dan 82 Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di bawah umur,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat. Informasi yang diperoleh, perbuatan bejat yang dilakukan Dicky ini, terjadi pada pertengahan April 2014 lalu.
Malam itu sekitar pukul 21.00, tersangka secara diam-diam menyelinap masuk ke dalam kamar korban. Kebetulan malam itu, rumah dalam kondisi sepi. Ibu tersangka sedang keluar rumah.
Dengan memanfaatkan situasi rumah yang kosong, tersangka yang bekerja sebagai guru les musik drum ini langsung mendekap dari belakang, yang kemudian mencabuli korban. Agar perbuatannya tidak terbongkar, dia mengancam akan memukul.
Setelah puas melakukan nafsu bejatnya, tersangka yang bercerai dengan istrinya sejak 2008 lalu ini, mengancam supaya korban tidak menceritakan kepada siapapun. Perbuatan bejat Dicky ini terbongkar, setelah korban dengan polos menceritakan kejadian yang dialaminya ke salah satu perangkat desa setempat. Selanjutnya mendapat pengaduan itu, dengan diantarkan perangkat desa mengadu ke petugas Polres Malang. Berdasarkan laporan itulah, polisi lalu menangkap Dicky. (agp/mar)