Kuli Bangunan Tewas Tertimpa Tembok Tandon

MALANG - Nasib malang menimpa seorang kuli bangunan. Samani, 53 tahun, warga Desa Purworejo, RT15 RW04, Donomulyo ini, pagi kemarin meninggal dunia usai tertimpa dinding tandon air yang ia bangun. Korban meregang nyawa di lokasi kejadian akibat luka serius di kepala dan sekujur tubuhnya.
Karena pihak keluarga menerima kematiannya, usai dievakuasi jenazahnya langsung dibawa pulang ke rumah duka. "Kami hanya memintakan visum luar di Puskesmas Donomulyo. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kejadian itu murni karena kecelakaan," ujar Kapolsek Donomulyo AKP Anang Tri Hananta.
Diperoleh keterangan, korban bersama dua temannya Irwandi dan Irmawan, sejak seminggu lalu membangun tandon air untuk menampung air hujan, di lahan milik Cipto di Desa/Kecamatan Donomulyo. Tandon yang dibangun ukuran 3 x 5 meter dengan ketinggian 160 sentimeter.
Selama sepekan membangun, sama sekali tidak ada masalah. Petaka justru terjadi pagi kemarin sekitar pukul 09.00. Ketika sedang sibuk memasang batako, tanpa ada angin dan hujan tiba-tiba dinding tandon sebelah utara tersebut ambrol.
Apesnya, dinding yang ambruk sebelah utara justru menimpa korban yang saat itu ada di bawahnya. Seketika korban langsung tertimbun dinding tersebut. Dua temannya yang mengetahui lantas berusaha menolong, namun nyawa korban tidak terselamatkan.
Mengetahui korban tidak bernyawa, dua saksi temannya lalu memberitahukan pada warga dan perangkat desa. Karena menganggap kematian korban tidak wajar, warga lalu melaporkan kejadian itu ke petugas Polsek Donomulyo.(agp/aim)