Rumah dan Dua Motor Ludes

BATU - Akibat kompor gas belum dimatikan total, rumah milik Siti dan Suparno di Jalan Dewi Sartika Atas nomor 134, Selasa dini hari kemarin ludes dilalap si jago merah. Api mulai membesar sekitar pukul 02.30, dan seketika melalap  warung kopi.
Petugas PMK datang ke lokasi sekitar 02.45, dan kobaran api baru berhasil dijinakan pukul 05.00, sehingga tidak sampai menjalar ke rumah warga lainnya. Ironisnya sebelum petugas tiba, warga sekitar tidak berani melakukan upaya pemadaman dengan perlengkapan seadanya. Imbasnya, kobaran terus membesar.
Dua sepeda motor jenis Honda Beat, dan Suzuki Satria FU, ditambah 25 tabung gas, tiga lemari pendingin serta barang berharga lainnya ikut ludes. Beruntung surat-surat berharga seperti sertifikat tanah, dan BPKB serta uang tunai berhasil diselamatkan.
Pantauan Malang Post, terlihat rumah berukuran tidak terlalu besar itu pada bagian atapnya hancur total. Kabel Telkom yang membentang di atas rumah juga ludes terbakar. Warga sendiri semula mengira kebakaran bermula dari konsleting listrik.
Sampai pukul 07.00, terlihat warga sekitar masih berkerumun di sekitar kebakaran, serta tak mengira kebakarannya tidak sampai menjalar ke rumah di sekitarnya. Apalagi di daerah yang lokasinya berda di timur obyek wisata Jatim Park 1 itu, termasuk kawasan padat penduduk.
Nurul Alfiah, anak dari pemilik rumah mengatakan bahwa kejadiaannya sangat cepat. Semua penghuni rumah termasuk dirinya, Rere dan Reni (anak kos) sedang tidur pulas sepulang kerja. Nurul sendiri baru tidur sekitar pukul 02.00, dan tidak mencium kebocoran gas.
Cerita Nurul ketika mengetahui api mulai membesar, semua penghuni berhamburan keluar menyelamatkan diri sembari berteriak minta pertolongan.”Ibu saya masih shock. Sedangkan temuan petugas, api berawal dari kompor gas,”jelas Nurul.
Setiap hari ibunya berjualan kopi, makanan, dan snack di warung yang berada di depan rumah.”Saat kejadian saya dan Ibu dan dua anak kos, berada di dalam rumah,”ungkapnya.
Kepala UPT PMK Kota Batu, Santoso Wardoyo mengakui untuk sementara hasil identifikasi kebakaran itu diakibatkan kompor gas di dalam warung belum mati total.”Saat kejadian Pak Wali ikut datang ke lokasi,’’jelasnya. (mik/lyo)