Cari Rumput, Vario Digondol Maling

KARANGPLOSO- Datangnya bulan suci Ramadan, ternyata tidak membuat pelaku kejahatan tobat. Buktinya, aksi pencurian sepeda motor masih saja terjadi di wilayah hukum Polres Malang. Kali ini, pencurian sepeda motor dialami Supeno, warga Dusun Babadan Desa Ngenep Kecamatan Karangploso kemarin pagi.
Korban berusia 50 tahun tersebut, kehilangan sepeda motornya Honda Vario nopol N 6386 IZ saat mencari rumput di Dusun Klasih, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso. Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat itu korban berangkat ke lokasi kejadian menggunakan sepeda motornya untuk mencari rumput, untuk pakan sapi hewan ternaknya. Sesampainya di lokasi kejadian, korban langsung memakirkan sepeda motornya dan dikunci setir. Kemudian korban masuk ke perkarangan tebu sejauh 200 meter untuk mencari rumput gajah.
Setelah dua jam mencari rumput, korban kembali ke tempat semula dan dikejutkan sepda motor miliknya sudah raib.
“Saya biasa menaruh sepeda motor di tempat tersebut dan tidak terjadi apa-apa. Eh hari ini (Kemarin) apes saya yang mengalami pencurian sepeda motor,” kata korban Supeno usai melapor ke Mapolsek Karangploso kemarin.
Mengetahui dirinya menjadi korban pencurian sepeda motor, lalu dia meminta tolong adiknya untuk diantarkan laporan ke Mapolsek Karangploso. “Saat saya parkir di tempat itu, tidak ada orang. Jadi, saya tidak tahu siapa yang mencuri sepeda motornya,” kata dia. Atas peristiwa itu, korban mengaku mengalami kerugian senilai Rp 12 Juta.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Karangploso Aiptu Engkos Kosasih mengatakan, memasuki bulan Ramadan, biasa terjadi peningkatan peristiwan pencurian sepeda motor. “Tidak hanya di wilayah Karangploso, di wilayah lainnya juga begitu. Sedangkan di Karangploso sendiri, sudah dua orang melaporkan kehilangan sepeda motor,” terangnya.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang mendukung meningkatnya aksi pencurian sepeda motor. Yakni kurang hati-hati masyarakat saat memarkirkan sepeda motornya dab kewaspadaan masyarakat untuk mengawasi kendaraan bermotor menurun lantaran puasa. Hal itu menurutnya dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
“Untuk itu, saya himbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati lagi. Meski puasa, tetap konsentrasi untuk menjaga barang berharganya masing-masing,” tuturnya. (big/aim)