Residivis Curanmor Tajinan Dibekuk

MALANG – Seorang pemuda asal Dusun Kaligoro, RT14 RW13, Desa Pandanmulyo Tajinan, kemarin dibekuk petugas Reskrim Polsek Tajinan. Tono, 23 tahun ini, ditangkap setelah terbukti mencuri sepeda motor Yamaha Mio milik Sampur, 27 tahun, warga Dusun Tubu, Desa Purwosekar, Tajinan.
Polisi juga mengamankan sepeda motor Yamaha Mio warna biru nopol N 2714 FJ, milik korban yang dicuri sebagai barang bukti. “Dia (tersangka, red) kami tangkap di rumahnya. Itu setelah kami mendapat informasi bahwa pelaku pencurian motor milik Sampur, adalah Tono,” ungkap Kanitreskrim Polsek Tajinan, Aiptu Adenan.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian yang dilakukan Tono ini terjadi pada 15 Juni lalu sekitar pukul 04.00. Kejadiannya di lokasi pembuatan batu bata di Dusun Kaligoro, Desa Pandanmulyo, Tajinan. Ceritanya, pagi itu korban berangkat dari rumah dengan naik motor berniat membakar batu bata.
Setiba di lokasi, sepeda motor ditaruh di atas bukit jarak sekitar 15 meter dari tempat korban membakar batu bata. Setelah dirasa aman dan dikunci setir, oleh korban langsung ditinggal pergi. Saat itulah tersangka Tono yang sudah mengincar langsung beraksi. Ia mencuri motor dengan menggunakan alat kunci T.
Setelah berhasil dicuri, motor tersebut kemudian dibawa kabur. Korban baru mengetahui motornya hilang ketika usai membakar dan hendak pulang. Tetapi korban tidak langsung melaporkan kejadian pencurian tersebut. Dia memiliki mencari dan menyelidiki siapa pelakunya.
Begitu mendapat informasi dari beberapa temannya bahwa motornya dibawa Tono, akhirnya Selasa 1 Juli lalu korban melaporkan ke Polsek Tajinan. Berdasarkan laporan tersebut kemudian polisi mencari keberadaan Tono dan berhasil menangkap di rumahnya kemarin.
“Sepeda motor tersebut rencananya memang dijual, tetapi sampai saat ini belum laku. Supaya tidak ada yang mengetahui, sepeda motor itu disembunyikan di sekitar makam. Dan tersangka Tono ini, sudah tiga kali ini keluar masuk penjara karena kasus pencurian,” jelasnya.(agp/aim)