Bisnis Ganja, Mertua – Menantu Dibui

Ketiga budak narkotika jenis ganja kering yang diamankan di Mapolres Malang, kemarin.

MALANG–Bukannya berkolaborasi positif, menantu dan mertua di Pakisaji, justru bekerjasama jualan ganja. Mereka adalah Deni Yoga Prasetyo, 23 tahun, warga Dusun Segenggeng, Desa Wonokerso  dan mertuanya Zakaria, 33 tahun, warga Dusun Karangnongko, Desa Karangduren.
mereka ditangkap bersama satu tersangka lagi Yosi Prasetyo, 24 tahun, warga Desa Genengan Pakisaji, Kamis (3/7) lalu.
Mereka bertiga ditangkap Satuan Reskoba Polres Malang karena terdeteksi sebagai jaringan penjual narkotika jenis daun ganja kering.  “Mereka bertiga ini kami amankan secara terpisah. Barang bukti yang ikut kami amankan dari ketiganya adalah tiga poket ganja kering serta uang sebesar Rp 150 ribu,” ungkap Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat.
Mantan Kanitreskrim Polsek Singosari ini mengatakan, dari ketiga tersangka tersebut Yosi Presetyo yang kali pertama diamankan. Ia dibekuk petugas di Jalan Raya Kepanjen saat hendak mengkonsumsi ganja. Polisi menangkapnya setelah mendapat informasi bahwa di sekitar pintu masuk Kepanjen, kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.
Dari penangkapan Yosi, kemudian petugas mengembangkan dengan menangkap Deni di rumah
kontrakan di Desa Karangduren. Bapak satu anak yang berjualan es juice ini, diamankan karena yang menjual ganja kepada Yosi. Selanjutnya Deni kembali buka suara, kalau dia mendapat barang dari mertuanya. Saat itu juga polisi langsung menangkap Zakaria di rumahnya.
Dalam pemeriksaan, Zakaria yang bekerja sebagai petugas kebersihan di atas gerbong kereta api (KA), mengaku mendapat barang dari seorang kenalannya di Jakarta. Sepoket ganja dibeli dengan harga Rp 100 ribu yang kemudian dibagi menjadi tiga dan dijual lagi sebesar Rp 50 ribu.
“Biasanya saya beli untuk dipakai sendiri. Kebetulan saja saat itu, anak saya sedang sakit dan saya tidak punya biaya, akhirnya meminta Deni untuk menjualkan ganja. Tidak tahunya malah kejadian seperti ini dan ditangkap polisi,” tutur Zakaria.(agp/ary)