Takmir Masjid Dihajar Juru Parkir

Tersangka Arifin Budiono

LAWANG-Bukannya menambah amal ibadah pada bulan Ramadan, Arifin Budiono (48 tahun) justru memukuli takmir Masjid Babussalam Lawang. Aksi kriminal ini membuat warga Jalan Sumbersuko Keluarahan/Kecamatan Lawang itu dicokok Polisi. Sejak Jumat (5/7) kemarin, Arifin harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Lawang.
Korbannya, Muhammad Sueb (49 tahun) Takmir Masjid Babussalam Lawang, warga Gang Nanas Kelurahan/Kecamatan Lawang. “Tersangka kami jerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, ancaman hukuman dua tahun penjara,” ujar Kanit Reskrim Polsek Lawang Iptu Imron kemarin.
Dia menjelaskan, tersangka melakukan penganiayaan pada hari Kamis (3/7) sekitar pukul 22.30 wib. Mulanya, saat itu korban Muhammad Sueb, saat itu sedang mengunci pintu masjid. Kemudian, korban melihat tersangka di halaman masjid yang menatap dirinya dengan mata melotot dan gaya tubuh yang menantang.
Korban merasa tidak nyaman dengan kondisi itu dan menghampiri tersangka dan menanyakan apakah dirinya mempunyai salah terhadap tersangka. “Saat korban menyakan hal itu, tiba-tiba tersangka langsung memukul korban. Akibatnya, korban mengalami luka lebam dan bibirnya berdarah,” kata dia kepada Malang Post.
Puas memukul korban, tersangkapun ngacir begitu saja. Tidak terima mendapatkan perlakuan itu, korban melaporkan perbuatan tersangka ke Polsek Lawang esok harinya. Menerima laporan tersebut, petugas kepolisian bergegas menuju rumah tersangka untuk menangkapnya. Tersangka tanpa perlawanan dapat digelandang ke Polsek Lawang.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Kepanjen ini menjelaskan, penganiayaan itu terjadi, lantaran tersangka kesal terhadap korban yang sering bertindak sok. “Karena rasa kesal itu, tersangka nekat melakukan pemukulan. Namun, akan kami dalam lagi apakah ada faktor lain terkait kasus ini,” kata perwira pertama dengan dua balok di pundaknya.
Sementara itu, tersangka yang bekerja sebagai tukang parkir di Masjid Babussalam ini mengaku kesal dengan tersangka yang bertindak sok terhadap dirinya. “Saya kesal terhadap tersangka yang bertindak sok dan sombong kepada saya. Kalau tidak bertindak sok seperti itu , saya tidak mungkin mukul,” kilah tersangka.(big/ary)