Melahirkan, Siswa SMK Buang Bayi ke Kandang Ayam

RN terbaring di atas tempat tidur ruang perawatan Puskesmas Sumberpucung. Dan bayi perempuan yang dibuang usai dilahirkan.

MALANG – Seorang ibu di Dusun Krajan, Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, kemarin tega membuang bayi yang baru dilahirkan. Bayi berjenis kelamin perempuan itu, dibuang dekat kandang ayam belakang rumahnya. Beruntung keberadaan bayi cepat ditemukan, sehingga nyawanya bisa tertolong.
Bayi malang tersebut dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk mendapat perawatan. Sang ibu yang diketahui berinisial RN, 17 tahun, dilarikan ke Puskesmas Sumberpucung. RN diketahui masih berstatus pelajar salah satu SMK swasta di Kecamatan Kepanjen.
RN nekat membuang bayi yang baru dilahirkan, kemungkinan karena malu. Pasalnya, bayi tersebut diduga hasil dari hubungan gelap dengan kekasihnya. Apalagi selama ini, baik tetangga dan keluarga tidak ada yang mengetahui kehamilannya. Sekalipun ibunya yang tinggal serumah juga tidak tahu.
“Untuk perkaranya sudah kami tangani dan saat ini masih kami selidiki. Kami masih sebatas baru meminta keterangan saksi-saksi. Sedangkan untuk pelaku (ibu bayi, red) kondisinya masih shock belum bisa dimintai keterangan. Kami masih menunggu kondisinya pulih,” ungkap Kapolsek Sumberpucung, AKP Budi Harianto.
Peristiwa yang menggemparkan warga sekitar ini, kemarin baru diketahui pukul 09.30. Sebelum bayi yang dibuang ditemukan oleh warga, RN kemungkinan melahirkan di dalam kamar mandi yang ada di belakang rumahnya. Setelah bayinya lahir, RN yang takut rahasianya terbongkar lalu membuang bayinya di sudut kandang.
Bayi dibuang dengan kondisi telungkup dan ditutup dengan dua buah genting tanpa dibungkus apapun. Setelah itu, RN lalu buru-buru masuk ke dalam kamarnya. Tak lama setelah itu, Intan Dwi Anggraeni, 23 tahun, tetangganya berniat ke kamar mandi untuk buang air besar.
Saat itu dia curiga dengan kran air yang banyak darah. Kecurigaannya belum terjawab, saksi mendengar suara tangisan bayi. Selanjutnya ia mencari sumber tangisan. Setelah diketahui kalau tangisan itu bayi, saksi lalu memanggil dan memberitahukan Katmini ibunya.
Umiati ibu RN yang mendengar keributan di belakang rumah ikut melihat. Ia langsung mengangkat bayi yang dibuang itu. “Ibunya sempat bertanya kepada RN bayi siapa yang dibuang. Tetapi RN tidak menjawab dan memilih masuk ke dalam kamar mandi,” ujar Budi.
Warga yang mengetahui ada bayi dibuang, langsung menghubungi petugas Polsek Sumberpucung. Petugas yang mendapat laporan segera datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tak lama setelah diselidiki, akhirnya diketahui bahwa ibu bayi itu adalah RN.
“Akibat perbuatannya itu, RN akan kami jerat dengan pasal 77 Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang penelantaran anak. Selain RN, kami juga akan memburu pria yang menghamilinya untuk kami mintai keterangan,” terangnya.
Sementara itu, saat Malang Post ke lokasi kejadian, warga sekitar memilih tutup mulut. Warga menutupi-nutupi kejadian pembuangan bayi yang dilakukan oleh RN. “Tidak tahu mas, kami tetangga tidak ada yang tahu,” tutur beberapa warga kompak.
RN yang kemarin dirawat di Puskesmas Sumberpucung juga masih belum bisa dimintai keterangan. Kondisinya shock dengan kejadian yang baru dialaminya. Ia hanya terbaring di atas tempat tidur di ruang Pos Partem dengan ditunggu dua kerabatnya. “Kami tidak ada yang tahu kalau dia hamil. Selama ini, memang tertutup dan pendiam,” kata salah satu kerabat RN.(agp/aim)