Kesehatan Bayi yang Dibuang Mulai Stabil

KEPANJEN- Kondisi bayi yang dibuang oleh ibunya sendiri, RN, 17 tahun warga Dusun Krajan, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, semakin stabil. Bayi malang tersebut, terus mendapatkan perawatan intensif di ruang Perinatologi (ruang perawatan khusus untuk bayi baru lahir yang bermasalah) RSUD Kanjuruhan.
 Humas RSUD Kanjuruhan Suwarno mengatakan, kondisi bayi yang dibuang tersebut hanya bisa ditemui oleh ibunya. “Kondisinya saat ini semakin stabil. Hanya saja, untuk sementara ini yang hanya boleh menemuinya adalah ibu kandungnya. Hal itu untuk menghindari infeksi maupun kuman dari luar,” ujarnya saat dihubungi Malang Post.
Dijelaskannya, berat badan bayi saat ini sudah mencapai 2,8 kilogram yang artinya kondisinya sehat dan normal. Selanjutnya, pihaknya tetap akan melakukan perawatan hingga bayi tersebut benar-benar dnyatakan bisa dibawa pulang. Terlepas saat ini, kasus pembuangan bayi tersebut masih ditangani oleh pihak kepolisian.
“Yang jelas kami bertugas bagaimana semestinya untuk menjaga kesehatan bayi tersebut. Untuk permasalahan lainnya, kami menyerahkan kepada pihak yang berwajib,” terangnya. Dijelaskannya, hingga kemarin, bayi tersebut belum dikunjungi ibu kandungnya untuk menyusui maupun keluarga lainnya.
Memang, RN ibu kandung bayi itu, sekarang sedang dirawat di Puskesmas Sumberpucung. “Yang diperbolehkan masuk ke ruangan Perinatologi adalah ibu kandungnya untuk menyusui. Sedangkan  untuk menyusui, bayi tersebut masih menggunakan susu formula,” terangnya.
Sementara itu, untuk kasus pembuangan bayi ini sendiri, dalam waktu dekat akan ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang. “Kasus ini, akan segera dilimpahkan ke UPPA Polres Malang. Karena ibu pelaku pembuangan bayi masih di bawah umur,” kata Kanit UPPA Polres Malang Iptu Sutiyo.
Dijelaskannya, ibu pembuang bayi tersebut dijerat pasal 77 Undang-undang nomor 23 tahun 2002, tentang penelantaran anak. Sedangkan kepolisian juga memburu pria pelaku yang menghamili RN. (big/aim)