Digerebeg Pabrik Petasan

KEPANJEN- Beralasan untuk biaya saat Lebaran nanti, Rifani bin Rosidi, 26 tahun, warga Dusun Baran Ngingit Desa Ngingit Kecamatan Tumpang, nekat membuat petasan dan mengedarkannya. Begitu bisnis terlarangnya itu tercium polisi, maka sejak Minggu (6/7) malam, harus meringkuk di balik jeruji sel tahanan Mapolres Malang.
Tersangka ditangkap, setelah petugas kepolisian menggerebek rumahnya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti yakni dua kilogram serbuk petasan, delapan gulung sumbu petasan dan satu bendel kertas sumbu petasan.
Kasat Reskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat mengatakan bahwa penangkapan tersangka ini, bermula dari informasi masyarakat kalau dia membuat petasan. Kemudian petasan tersebut oleh tersangka dijualnya secara eceran. Berdasarkan informasi dari masyarakat tersebut, petugas lalu melakukan penyelidikan.
Begitu benar dini hari kemarin petugas langsung menggrebek dan menangkap tersangkaRosidi di rumahnya. “Tersangka tidak bisa mengelak saat kami tangkap. Karena dari dalam rumahnya, petugas kami berhasil menyita sejumlah barang bukti pembuat petasan,” ujar kepada Malang Post kemarin.
Atas perbuatannya tersebut, petugas menjerat tersangka dengan Pasal 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang sengaja membawa, menyimpan dan menguasai bahan peledak tanpa disertai surat maupun dokumen yang sah. Ancaman hukuman yang melanggar pasal tersebut yakni diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka mengaku membuat petasan ini sejak awal bulan Juni lalu. Bahan untuk membuat petasan dibelinya dari seseorang warga Pasuruan. Petasan hasil buatannya tersebut mayoritas ukuran jempol tangan orang dewasa. Sedangkan penjualannya dilakukan secara eceran kepada pedagang petasan..
“Awalnya, saya membuat petasan untuk saya pakai sendiri. Ternyata, banyak yang memesan dengan jumlah yang banyak. Hasilnya luamayan. Tapi saya malah tertangkap,” tutur tersangka yang mengaku mendapat ilmu membuat petasan belajar secara otodidak. (big/aim)