Bejat, Sopir Truk Gagahi ABG

SINGOSARI- Kejahatan asusila terhadap anak di bawah umur masih sangat mengkhawatirkan.  Yuliadi, 32 tahun, warga Dusun Karangjati Desa Ardimulyo Singosari, tega melakukan perbuatan bejatnya terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya), 16 tahun  warga Kecamatan Ampelgading.
Yuliadi ditangkap Polisi, setelah dilaporkan orang tua Bunga awal bulan Juli lalu, karena diangap telah melakukan perbuatan asusila sebanyak lima kali.
 “Tersangka kami tangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Ketika kami periksa, dia sama sekali tidak mengelak tuduhan itu,” ucap Kasat Reskrim Polres Malang AKP Wahyu Hidayat kepada wartawan.
Dijelaskan mantan Kasat Reskrim Polres Tuban ini, tindakan yang dilakukan tersangka terjadi pada (2/7) lalu. Mulanya, korban meninggalkan rumahnya dan tidak pulang selama empat hari. Usut punya usut, keluarga korban mengetahui Maria berada di rumah tersangka yang notabene diketahui sebagai pacarnya sendiri.
Mengetahui hal itu, orangtua Maria meminta kepada tersangka untuk segera mengembalikan anak kesayangannya tersebut.
“Orangtua korban menelpon tersangka dan mengatakan berjanji akan menikahkan keduanya. Tersangka yang bekerja sebagai sopir truk ini, akhirnya memulangkan korban,” kata pria berkacamata ini.
Lanjut Wahyu Hidayat, setelah dipulangkan, orangtua Maria curiga ada yang berbeda dari tingkah laku anak kesayangannya. Korban lebih murung dan pediam. Setelah didesak oleh orangtuanya, akhirnya Maria mengaku distubuhi oleh tersangka. Tak terima dengan perlakuan itu, orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.     
 Petugas yang menerima laporan tersebut, lalu menangkap tersangka di rumahnya. Menurut pengakuan, tersangka telah lima kali menyetubuhi Maria. “Yang pertama, tersangka menyetubuhi korban di dalam truk miliknya. Selanjutnya, sebanyak empat kali, korban disetubuhi di rumah tersangka,” terangnya.
Perwira pertama (Pama) dengan tiga balok di pundaknya itu menjelaskan, atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 81-82 KUHP tentang tindak pidana asusila terhadap anak dibawa umur.
Sedangkan tersangka yang sudah mempunyai seorang istri dan seorang anak ini nekat melakukan perbuatan tersebut, lantaran sayang terhadap korban. “Saya pacaran dengan Maria sudah 1,5 bulan ini. Saya berniat menikahinya, karena itu saya lepaskan. Eh tidak tahunya saya malah ditangkap oleh polisi,” kata tersangngka. (big/aim)