Residivis Curanmor Babak Belur Dihajar Massa

MALANG – Menjelang pemilihan presiden (Pilpres), amuk massa Selasa (8/7) malam terjadi di Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan. Misto alias Soklek, 29 tahun, ini yang menjadi sasarannya. Warga Dusun Glondong, Desa Sidomulyo, Sumbermanjing Wetan ini dihakimi karena diketahui sebagai pelaku curanmor.
Beruntung aksi massa yang semakin beringas, berhasil diredam oleh petugas Satpolair Polres Malang. Selanjutnya dengan kondisi babak belur, Soklek dibawa ke Kantor Satpolair yang kemudian diserahkan ke Unit Reskrim Polres Malang. Kini polisi sedang mengembangkan kasusnya, karena disinyalir banyak TKP pencurian.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat mengatakan, tersangka Soklek ini merupakan residivis kambuhan. Ia sudah tiga kali ini keluar masuk penjara. Pertama 2008 lalu kasus pencurian minyak dan menjalani hukuman 10 bulan. Kemudian 2011, Soklek kembali meringkuk di LP Lowokwaru karena kasus curanmor.
Setelah menjalani hukuman 10 bulan, usai bebas Soklek bukannya tobat. Dia justru malah menjadi, dan kembali melakukan aksi pencurian motor. Berdasarkan pengakuannya saat diperiksa, ada empat TKP pencurian. Dua di wilayah Kecamatan Turen, dan dua TKP di Sumbermanjing Wetan. Salah satunya mencuri motor milik tetangganya sendiri.
“Dari empat TKP tersebut, motor yang berhasil dicuri adalah sepeda motor Honda Win, Honda Supra, Yamaha Jupiter serta Honda Vario. Semuanya diakui sudah dijual dan uangnya habis untuk makan-makan. Saat ini, kami masih menyelidiki keberadaan motor curian yang telah dijualnya itu,” terang Wahyu Hidayat.
Mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini menambahkan, dari empat kali pencurian tersebut, Soklek sudah menjadi DPO polisi. Termasuk korban yang mengetahui motornya dicuri oleh Soklek juga ikut mencarinya. Dan ternyata, cinta di pucuk ulam pun tiba. Saat salah satu korban sedang bermain ke Sendangbiru, melihat ada tersangka Soklek.
Korban tersebut kemudian melaporkan ke petugas Satpolair Polres Malang dan memberitahukan pada warga sekitar kalau Soklek pelaku curanmor. Selanjutnya dibantu dengan warga, korban lalu menangkap Soklek. Begitu tertangkap dia langsung menjadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.(agp/aim)