Kasus Tanah Tirtomoyo Belum Naik ke Penyidikan

MALANG – Kasus penyerobotan tanah kas desa, yang dilaporkan Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa Tirtomoyo, Ampelgading mulai diseriusi penyidik Reskrim Polres Malang. Dalam minggu ini, penyidik akan memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan. Pernyataan itu disampaikan Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat.
“Kasusnya sudah ditangani oleh Unit Idik IV. Minggu ini, beberapa orang saksi rencananya akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Termasuk 29 orang yang diadukan melakukan penyerobotan,” ungkap Wahyu Hidayat, saat dikonfirmasi Malang Post kemarin.
Mantan Kasatreskrim Polres Tuban ini menjelaskan, kasus penyerobotan tanah kas desa ini, masih dalam tahap penyelidikan. Para saksi dipangil untuk diklarifikasi terkait kebenaran atas laporan penyerobotan. Jika nantinya dari hasil penyelidikan terbukti ada tindak pidana, maka akan ditingkatkan ke penyidikan.
“Hasil pemeriksaan saksi-saksi ini nantinya akan kami gelar perkara. Jika memenuhi unsur tidak pidana, maka akan kami tingkatkan ke penyidikan untuk menentukan tersangkanya,” ujar Wahyu.
Sekedar diketahui, Kades bersama Perangkat Desa Tirtomoyo Kecamatan Ampelgading, Sabtu lalu mengadukan 29 orang warganya ke Polres Malang. Dua diantaranya adalah Syarif dan Iwan Triono. Mereka diadukan karena menyerobot tanah kas desa seluas sekitar 35 hektare.
Alasan mereka meminta, karena mengaku sebagai ahli waris. Dasar yang menjadi bukti mereka adalah penyerahan tanah sekitar puluhan tahun lalu, tidak dibubuhi tanda tangan oleh nenek mereka.
Langkah Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading mengadukan 29 warganya ke Polres Malang, juga mendapat dukungan Bupati Malang H Rendra Kresna. Orang nomor satu di Kabupaten Malang, membenarkan tindakan Kades Sugeng Rahayu. Alasannya karena 29 warga tersebut, telah melanggar aturan hukum. Karena seharusnya tidak boleh semena-mena menguasai, apalagi tanah tersebut adalah kas desa. Jika merasa memiliki disarankan melalui sebuah prosedur hukum yang ada.(agp/aim)