Eco Green Park Diperdayai Penipu

Kanit Reskrim Polsek Batu, yang berhasil meringkus tersangka penipuan TV dengan modus baru.

BATU-Awas, ada modus baru dalam kejahatan pencurian. Halnya yang diduga dilakukan Andik Kurniawan (30), warga indekosan di Jalan Trunojoyo Gg I Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, dengan menyaru sebagai tukang servis elektro, diapun menyikat TV LG 32 Inc di Rumah Gempa komplek obyek wisata Eco Green Park.
Andik yang Jumat kemarin mulai menjadi penghuni Rutan Polres Batu, itu mencuri Jumat (27/6) sekitar pukul 20.00. Kepada penjaga obyek wisata tersebut, dia berpura-pura ngaku diperintah Langgeng untuk mengambil TV di Eco Green Park untuk diservis.
Heri Satpam yang berjaga malam itu, mampu diperdayai sehingga dia  mengambilkan TV yang tersimpan di rumah gempa, karena memang Langgeng merupakan rekanan atau pihak mekanik objek wisata tersebut.
Esok harinya, pihak manajemen merasa kehilangan TV di rumah gempa itu. Saat ditanya, Heri menyebut bahwa TV tersebut diambil orang suruhan Langgeng untuk diservis.” Lantas, manajemen klarifikasi kepada Pak Langgeng, dan ternyata tidak menyuruh tersangka, ”ungkap Kanit Reskrim Polsek Batu, Iptu Tukiman, Jumat (11/7).
Pihak manajemen pun melakukan penelusuran sendiri, namun karena tidak ditemukan akhirnya memilik mengadu ke polisi, Rabu (2/7). Kemudian, pihak kepolisian menindaklanjuti dengan penyelidikan.  Tersangka diketahui berada di Alun-alun sedang ngumpul bersama temannya. Kesempatan itu digunakan, sekitar pukul 23.00 polisi meringkus tersangka.
Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya. Dan saat itu juga barang bukti diambil di indekosannya. “Barang bukti masih ada di kos-kosan tersangka. Dan dari keterangannya, dia tidak berniat untuk menjual, tetapi untuk nonton tayangan Piala Dunia,”terang Tukiman, didampingi Kasubag Humas Polres Batu, AKP Waluyo.
Semula, Andik yang dijaring sangkaan penipuan (378 KUHP) ini memang bekerja pada Langgeng yang merupakan rekanan bagian perbaikan barang-barang elektro Jatim Park Grup, selama tiga tahun. Namun Andik berhenti dan pilih balik kampung.
Andik juga ngaku, tidak ada rasa takut saat mengelabuhi petugas keamanan Eco Green Park walaupun grogi ketika membawa pulang barang bakti tersebut. Pemuda yang kesehariannya bekerja menjadi sopir panggilan ini, menandaskan barang bukti dipergunakan sendiri dan tidak untuk dijual.” Saya baru empat bulan balik ke kota ini, dulu memang pernah ikut Pak Langgeng kerja sebagai tukang servis elektronik,”aku pemuda asli Madiun itu.(mik/lyo)