Kaget Diteriaki Malang, Rampok Bersenpi Kabur

MALANG – Awas, menjelang lebaran pelaku perampokan mulai gentayangan. Dini hari kemarin, rumah Rosidi, 54 tahun di Desa Purwoharjo, RT 06 RW 02, Ampelgading menjadi sasaran perampok. Pelaku berjumlah tiga orang bersenjatakan celurit dan air softgun.
Kendati sempat melukai korban, tetapi pelaku gagal membawa kabur barang berharga apapun. Mereka memilih kabur, karena takut setelah mengetahui, Supiani, istri korban berteriak minta tolong.
“Laporan percobaan perampokan itu sudah kami tangani. Korban juga sudah kami mintai keterangan. Untuk pelakunya saat ini masih kami lakukan penyelidikan,” ungkap Kapolsek Ampelgading, AKP Agus Murdiantono.
Peristiwa perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 01.30. Saat kejadian Rosidi dan istrinya sedang tidur dalam kamar. Pelaku yang beraksi dengan menutupi wajahnya, masuk ke dalam rumah dengan naik tangga, yang kemudian mencongkel jendela ruang lantai dua.
Begitu berhasil dibuka, ketiganya lantas masuk. Korban Rosidi yang mendengar ada suara orang masuk rumah, keluar kamar dan melihat apa yang terjadi. Saat mengetahui ada rampok, Rosidi lalu kabur ke lantai satu. Ia berniat bersembunyi dan meminta pertolongan.
Tetapi pelaku yang mengetahui, lalu mengejar sembari menembakkan air softgun ke tubuh korban. Rosidi mengalami luka di bagian dagu, tangan kiri serta kaki kanan. Bahkan salah satu pelaku lain mengancam akan membunuh, sembari mengacungkan senjata celurit.
Namun, belum sempat bertindak lebih jauh, Supiani, istri Rosidi yang mengetahui suaminya diancam langsung berteriak minta tolong pada warga. Pelaku yang mendengar teriakan dan takut warga berdatangan, memilih kabur tanpa membawa hasil apapun.(agp/aim)