Asyik Nyabu, Kakek Satu Cucu Diciduk

MALANG – Jaringan narkoba tidak pernah ada putusnya. Buktinya, Jumat lalu Satuan Reskoba Polres Malang, kembali mengamankan dua budak narkotika jenis sabu-sabu (SS). Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing sesaat setelah melakukan transaksi.
Kedua tersangka itu adalah Luluh Ifandri, 35 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Pandanrejo, Pagak serta Juwari, 50 tahun, warga Dusun Sumberejo, Desa Bandungrejo, Bantur. Selain mereka berdua, polisi juga mengamankan barang bukti berupa seperangkat alat hisap, dua poket SS serta uang sebesar Rp 500 ribu.
“Barang bukti tersebut kami sita dari kedua tersangka. Dari tangan Juwari, kami mengamankan dua poket SS. Sedangkan dari tersangka Luluh, barang buktinya seperangkat alat hisap serta uang Rp 500 ribu,” ungkap Kasatreskoba Polres Malang, AKP Samsul Hidayat.
Kali pertama yang ditangkap adalah Juwari. Saat itu bapak satu anak dan satu cucu ini, dalam kondisi fly usai menghisap SS. Kemudian dia diminta tolong temannya untuk membelikan SS sebesar Rp 500 ribu. Karena tidak curiga, Juwari menerima lalu beranjak pergi membelikan SS.
Begitu mendapatkan dua poket SS, tanpa menunggu lama polisi langsung menangkapnya. Dari penangkapan Juwari ini, kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap Luluh di rumahnya. Luluh saat diperiksa mengaku mendapat SS dari seorang temannya asal Pagak, yang kini masih buron.
“Saya sudah lama memakai SS. Saya memakai SS itu hanya untuk menambah doping sekaligus pelampiasan saat tubuh capek. Selama ini, saya tidak pernah mengedarkan SS, hanya karena diminta tolong Juwari untuk membelikan,” tutur tersangka Luluh.(agp/aim)