Diajak Pesta Miras, ABG Diperkosa

MALANG – Ferri Muhammad Anwar, 17 tahun, sejak akhir pekan lalu harus meringkuk di balik rutan Mapolres Malang. Warga Jalan Protokol, Desa Tumpukrenteng, Turen ini ditahan atas tuduhan pencabulan. Korbannya sebut saja namanya Mawar, 16 tahun, warga Jalan KH Achmad Dahlan, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen.
“Tersangka Ferri ini ami amankan setelah mendapat laporan dari keluarga korban. Saat kami tangkap dia mengakui dan sama sekali tidak mengelak tuduhan pencabulan itu,” ungkap KBO Reskrim Polres Malang, Ipda Eko Utomo.
Diperoleh keterangan, perbuatan bejat Ferri ini dilakukan pada Sabtu (20/7) malam lalu sekitar pukul 23.00, di dalam warung kopi samping SMK Terpadu di Desa Sananrejo. Sebelum melakukan pencabulan, tersangka bersama dua temannya Irwan dan Doni warga Desa Talangsuko, Turen mengadakan pesta miras jenis arak.
Setelah beberapa kali putaran minum, tersangka berpamitan kepada dua temannya untuk menjemput Mawar. Itu setelah sebelumnya, tersangka mengajak korban janjian untuk bertemu. “Saya menjemput Mawar di dekat rumahnya,” ujar tersangka Ferri.
Begitu ketemu, Mawar lalu diajak ke tempat warung kopi dimana sebelumnya pesta miras. Selanjutnya korban dipaksa untuk ikut pesta miras. Setelah kondisi korban mabuk dan tak sadarkan diri, tersangka lalu menyetubuhinya. Puas melampiaskan nafsunya, tersangka lalu mengantarkan korban pulang ke rumahnya.
Perbuatan bejat Ferri terbongkar, setelah orangtua korban curiga dengan kondisi anaknya. Korban kemudian didesak untuk menceritakan apa yang terjadi. Begitu diceritakan kalau dirinya baru disetubuhi oleh Ferri, orangtuanya yang tidak terima lalu melaporkan ke Polres Malang.
“Saya melakukan itu karena khilaf dan dalam kondisi mabuk. Kalau memang saya diminta untuk bertanggungjawab, saya siap karena salah,” tutur tersangka Ferri.(agp/aim)