Sopir Hijet Dibidik Jadi Tersangka

MALANG – Unit Laka Lantas Polres Malang masih belum menetapkan tersangka dari kasus kecelakaan beruntun di Jalan Raya Sukosari Gondanglegi, yang menewaskan seorang pengendara motor, Kamis (31/7) lalu. Penyidik berdalih masih menyelidiki kasusnya, karena baru dua orang saksi yang dimintai keterangan hingga Jumat (1/8) kemarin.
“Untuk tersangka kasus kecelakaan itu, masih belum kami tetapkan. Karena baru dua orang saksi warga sekitar saja yang kami periksa. Pengemudi mobil Hijet serta pengendara motor lain yang selamat, belum kami mintai keterangan karena masih sakit,” ungkap Kanit Laka Polres Malang, Iptu M Lutfi.
Namun demikian, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan beberapa saksi, tersangka kasus kecelakaan maut itu mengarah kepada pengemudi mobil Hijet. Bahkan penyidik telah menyiapkan pasal 310 ayat 4 Undang-undang Lalulintas nomor 22 tahun 2009 tentang kelalaiannya menyebabkan orang lain meninggal dunia.
Lantas apa penyebab kecelakaan tersebut ? Mantan Kanitreskrim Polsek Gondanglegi ini menuturkan, berdasarkan keterangan sementara yang didapat, bahwa kecelakaan karena as roda mobil Hijet patah. Sehingga mobil langsung oleng ke kanan, yang kemudian menabrak dua sepeda motor sebelum akhirnya mobil terbalik.
“Untuk memastikan benar tidaknya, Senin (4/8) depan kami akan meminta keterangan saksi ahli dari Dinas Perhubungan. Itu untuk menentukan apakah karena human error atau engine error. Tetapi apapun penyebab kecelakaan, tetap tidak merubah pasal yang sudah kami tetapkan,” tandasnya.
Sekedar diketahui, kecelakaan maut, terjadi di Jalan Raya Sukosari Kecamatan Gondanglegi, pada H+3 lebaran Kamis (31/8) lalu. Peristiwa itu melibatkan satu mobil Hijet N 329 C dan dua motor Honda Astrea Prima N 6265 EJ serta Honda Beat AD 2923 LL. Akibat kejadian itu, seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian. Korban adalah Mariyo, 50 tahun, warga Desa Kanigoro, Pagelaran, pengendara motor Honda Beat. Sedangkan korban luka-luka sekitar 10 orang, selain sopir dan penumpang mobil juga pengendara motor Honda Astrea Prima.(agp/feb)