Tiga Tewas Akibat Lakalantas Selama Lebaran

MALANG – Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) selama arus mudik dan arus balik di Kabupaten Malang masih tinggi. Sesuai data di Unit Lakalantas Polres Malang, sejak H-7 sampai H+5, jumlah kejadian kecelakaan sebanyak 19 kasus. Rinciannya 10 kasus terjadi selama H-7 dan 9 kasus terjadi pada H+5. Dari kejadian itu, korban meninggal dunia sebanyak 3 orang. Dua orang pada H-7 dan 1 orang pada H+5. Untuk luka berat tidak ada dan luka ringan sebanyak 26 orang. Yaitu 16 orang pada H-7 kemudian 20 orang pada H+5. Sedangkan jumlah kerugian materi seluruhnya sebesar Rp 11,8 juta.
Namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2013), angka kecelakaan pada saat lebaran turun hampir 50 persen. Tahun lalu selama dua pekan, jumlah kejadian kecelakaan sebanyak 28 kasus. Korban meninggal sebanyak 4 orang, luka berat tidak ada dan luka ringan sebanyak 45 orang, lalu kerugian materi sebesar Rp 11,7 juta.
Kanit Lakalantas Polres Malang Iptu M Lutfi mengatakan, dari jumlah kejadian kecelakaan yang terjadi selama kurun waktu 12 hari tersebut, yang dominan adalah kendaraan roda dua (R2) sebanyak 80 persen, sisanya 20 persen adalah kendaraan roda empat (R4). “Penyebab kecelakaan R2, karena saat berkendara di jalan pengendaranya emosional. Selain kecepatan tinggi, juga berusaha mendahului kendaraan lain padahal kondisi jalan cukup padat,” terang M Lutfi.
Mantan Kanitreskrim Polsek Gondanglegi ini menambahkan, dari 19 kejadian kecelakaan semuanya terjadi di jalan kabupaten, bukan jalan poros (jalan utama provinsi). Bahkan jalur black spot therapy di Jalan Raya Song-song Singosari, nihil kejadian.
“Kasus kecelakaan terjadi di jalan milik kabupaten. Kalau jalur utama selama 12 hari tidak ada kejadian, termasuk jalur black spot therapy. Dan dari jumlah kejadian tersebut, tiga kasus yang sudah ada penetapan tersangkanya, sedangkan lainnya masih penyelidikan,” tuturnya.
Untuk volume kendaraan, pada hari terakhir arus balik kemarin, Lutfi mengatakan volume arus kendaraan yang melintas Lawang-Singosari cukup padat. Sesuai catatan, mulai pukul 07.00 sampai 14.00, jumlah kendaraan dari Malang – Surabaya untuk R2 sebanyak 22.950 unit, R4 sebanyak 13.284 unit. Sedangkan arah Surabaya – Malang jumlah R2 sebanyak 21.800 unit dan R4 sebanyak 12.472 unit.(agp/aim)