KFC MOG Meledak

MALANG – Kentucky Fried Chicken (KFC) Mall Olympic Garden (MOG) meledak tadi malam. Ledakan diduga dari bocornya tabung LPG berukuran 50 kg menyebabkan KFC dilahap si jago merah. Sempat muncul sejumlah komentar di dunia maya yang menduga KFC terbakar akibat ulah Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).
Maklum saja, di Malang baru saja dihebohkan kemunculan pembaiatan ISIS. Apalagi KFC merupakan aset Amerika yang biasanya jadi sasaran teror. Namun fakta yang didapat Malang Post di lapangan, kebakaran tersebut disebabkan oleh bocornya tabung LPG ukuran 50 KG yang ada di KFC.
Ledakan serta kebakaran itu sesuai data yang dihimpun menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar. Yakni Karsandi Wibisono, kru KFC MOG, Malik,  security MOG dan seorang wanita.  Ketiganya mengalami luka bakar di sekujur tubuh, dua dirawat RS Ibu dan anak Hermina, satu dirujuk ke RSSA Malang.
“Ada tiga orang yang dibawa ke sini karena luka bakar, satu perempuan dan dua laki-laki,’’ kata petugas keamanan RS ibu dan anak Hermina, Kurnia.  Sayangnya, Kurnia melarang Malang Post untuk melihat kondisi korban, dan memintanya untuk menunggu di luar.
Dari tiga korban tersebut, hanya Karsandi saja yang dirujuk ke RSSA Malang. Menurut informasi, pria yang saat kejadian berada di dapur KFC ini mengalami luka bakar hingga 70 persen.  
 “Iya dirujuk ke RSSA Malang, luka bakarnya sekujur tubuh,’’ kata Andy rekan korban.
Ledakan yang diikuti kebakaran itu terjadi sekitar pukul 18.30 petang. Kepanikan sempat terjadi, sebab KFC dan MOG tengah padat pengunjung. Bahkan tempat makan siap saji yang berada di pintu utara MOG ini terlihat penuh.
Keramaian itu mendadak berubah menjadi kepanikan, apalagi bau gas tercium menyengat. Rasa panik kian mencekam, saat seorang kru KFC berteriak, jika ada gas yang bocor. Tidak hanya pengunjung KFC dan para kru yang keluar MOG, tapi para pengunjung MOG dan para karyawan tenant di pertokoan itupun langsung panik dan berhamburan keluar.  
“Ada sembilan karyawan KFC yang bertugas saat itu. Tiga kasir, dua kitchen, dua dining dan satu back up,’’ kata Andy.

Karyawan KFC Lari Dalam Kondisi Tubuh Terbakar
Suasana pun kian mencekam saat muncul api dari dapur dan mengenai Karsandi yang terlambat keluar. Tubuh Karsandi pun langsung terbakar. Dia sempat berusaha lari dalam kondisi terbakar, pengunjung yang melihat pun langsung menolong.
Sementara Malik petugas security yang bertugas di pintu belakang MOG juga berupaya mematikan api.
Apes, bukannya api padam, sebaliknya tubuhnya justru terjilat api. Imbasnya, wajahnya pun langsung melepuh. Sementara saat berbalik, api justru membakar punggungnya.
Lagi-lagi dia ditolong pengunjung MOG dan membawa korban keluar, untuk kemudian bersama-sama Karsandy dibawa ke RS ibu dan anak Hermina. “Ada dua korbannya, satu kru KFC dan satu petugas security,’’ kata Wahyu Saputro petugas kebersihan pertokoan MOG.
Sesaat setelah dua korban ini di bawa ke RS, bau gas kian menyengat, dan disusul dengan suara ledakan sangat dahsyat. “Suaranya sangat keras, hingga terdengar dari lantai tiga,’’ kata Hendrik.
Suara ledakan itu juga disusul dengan asap tebal. Tak pelak, pengunjung dan pegawai yang masih ada di dalam pertokoan ini kian panic. Beberapa karyawan pun terpaksa meninggalkan tokonya tanpa menutup dulu.
Sementara petugas keamanan MOG saat itu juga langsung sigap. Selain memadamkan api yang terus membesar di area mereka juga menelpon PMK. Enam unit PMK pun didatangkan saat itu, untuk memadamkan api. Semua bagian tenan KFC disemprot air.
Sial dialami Harianto petugas PMK Kota Malang. Pria yang berdiri paling depan untuk menyemprot api ini mendadak pingsan. Diduga, Harianto pingsan karena  menghirup gas yang bocor. Dugaan itu dibenarkan, karena meskipun api betul-betul padam, namun bau gas masih menyengat.
Petugas PMK bersama petugas keamanan MOG pun mengeluarkan tabung dari dapur KFC. Tabung tersebut berjumlah 9.
Sementara hingga berita ini diturunkan, anggota Polsekta Klojen dan Polres Malang Kota masih berjaga di TKP. Mereka masih mengumpulkan informasi terkait peristiwa ini. “Ini kami masih mengecek. Kami belum bisa mendata untuk jumlah kerugiannya. Namun dugaan kami kerugiannya mencapai puluhan juta,’’ tandas salah seorang petugas dari Polres Malang Kota.
Ledakan dan kebakaran ini sempat memicu spekulasi di dunia maya. Ada yang sempat mempertanyakan apakah kasus itu terjadi karena teror. Sebagian lagi menyambung dengan ISIS yang isunya menggejala di kota ini.(vik/ary)