Lebaran, Nur Yasin Sibuk Sikat Sembilan Lovebird

MALANG – Sepandai-pandainya tikus menyembunyikan batang, pasti akan tercium juga. Begitu pula dengan Nur Yasin, warga Dusun Simpring, Desa/Kecamatan Pagelaran, kemarin siang. Meski aksi pencurian yang dilakukannya disembunyikan rapat, akhirnya terbongkar juga.
Pemuda berusia 32 tahun ini, ditangkap petugas Reskrim Polsek Sumbermanjing Wetan di Jalan Desa Sumberagung, Sumbermanjing Wetan. Polisi menangkapnya setelah mendapat petunjuk bahwa pelaku pencurian burung lovebird di rumah Sukarlan, 41 tahun, di Dusun Wonorejo, Desa Druju, Sumbermanjing Wetan adalah Nur Yasin.
Selain dia, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sembilan ekor burung lovebird yang dicuri dari rumah korban. “Tersangka kami tangkap saat hendak menjual burung lovebird. Saat ini, kami masih mengembangkan aksinya karena ada dugaan dia lebih dari sekali beraksi,” ungkap Kapolsek Sumbermanjing Wetan, AKP Farid Fathoni.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian yang dilakukan Nur Yasin ini, terjadi pada 28 Juli lalu saat Hari Raya Idul Fitri. Pencurian dilakukan pagi hari ketika korban serta keluarganya sedang salat id.
Ketika rumah sedang kosong itulah, tersangka yang sebelumnya sudah mengincar masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela. Selanjutnya setelah berhasil masuk, dia membuka kamar yang dikhususkan untuk tempat penangkapan burung lovebird.
Tersangka kemudian mengambil sembilan ekor burung, yang selanjutnya dibawa kabur lewat jalan semula. Korban baru mengetahui rumahnya disatroni maling, sepulang dari salat id. Ia curiga ketika melihat jendela rumahnya terbuka. Setelah dicek ternyata sembilan ekor burung lovebird miliknya telah raib.
Selanjutnya korban melaporkan kejadian pencurian itu ke petugas Polsek Sumbermanjing Wetan. Berdasarkan laporan itu, polisi lalu melakukan penyelidikan dan mendapat petunjuk pelakunya adalah Sukarlan. “Pengakuan tersangka baru sekali mencuri dan burung tersebut hendak dijual,” ujar mantan Kapolsek Pakisaji ini.(agp/aim)