Merasa Mobil Ada yang Ngangkat

BATU - Naas, sebuah mobil Suzuki Carry N1676 KG yang ditumpangi enam orang anggota keluarga, Sabtu kemarin menghantam  pohon di sekitar Villa Jambuluwuk. Kecelakaan tunggal itu, benar-benar mengejutkan warga sekitar yang langsung melarikan korban ke rumah sakit.
Pantauan Malang Post, mobil tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depan sisi kiri. Kaca mobil pecah berantakan, di dalam mobil pun ada percikan darah. Namun saat polisi tiba di lokasi, kendaraan tersebut sudah kosong, lalu evakuasi menggunakan mobil derek.
Saksi mata, M. Sodiq pemilik warung di sekitar Jambuluwuk menuturkan bahwa kendaraan itu awalnya melaju dari arah Kota Batu,  dan sekitar 50 meter dari pintu masuk Jambuluwuk, kendaraan melaju dengan pelan dan dari arah berlawanan meluncur mobil boks sedang menyalip truk.
 “Mungkin mau menghindari kendaraan yang menyalip itu, akhirnya Carry itu dibanting ke kiri dan menabrak pohon,”ungkapnya.
Tak ada korban jiwa, penumpang yang mengalami luka parah antara lain, Lilik (40) patah kaki, Kasirona (25) kepala sobek, Andika (7) luka sobek pada wajah. Sri Rahayu (45) pendarahan di bagian kepala dan Nazar (3) luka lecet tangannya. Lilik mengalami luka paling parah, lantaran saat itu duduk di bagian depan di sebelah pengemudi.
Abdurrahman (26) sopir Carry itu mengaku, bahwa mobil yang dia kemudikan tidak mengalami masalah, baik itu rem maupun ban pecah. Selain itu, saat sesampai di Jalan Raya Payung lajunya hanya sekitar 30 Km per jam karena kondisi tanjakan dan tikungan.
“Saya hanya merasa bagian depan mobil ada yang mengangkat, lalu mengarahkan ke pohon yang berada di sebelah kiri,”ungkapnya saat ditemui di RS. Etty Asharto.
Rahman menyebut, dirinya bersama keluarga dalam perjalanan pulang ke Ngantang sehabis mengantarkan saudara ke Gondanglegi. Namun, sebelumnya sempat mampir di Batu Paradise, lantaran istri dan saudaranya ingin belanja. (mik/lyo)