Kenek Tronton Maut Ganti Ditahan Jaksa

BATU- Wahyu Andri, 18 tahun warga Sidoyoso Wetan Surabaya yang menjadi tersangka kecelakaan maut truk tronton di Simpang 5 Junrejo, akhirnya oleh polisi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu, Senin (11/8).
Dikawal dua petugas Satlantas, Andri terlihat keluar dari mobil unit Laka. Ia terlihat pasrah berjalan diantara dua polisi yang mengapitnya menuju ruangan Seksi Pidana Umum, Kejari Batu.
AKP Waluyo mendampingi Kapolres Batu, AKBP Windiyanto Pratomo membenarkan pelimpahan tersebut. “Betul sudah P21 (berkas sempurna) dan masa penahanan sudah habis, sehingga kami limpahkan kepada JPU hari ini (kemarin-red),” ujar Waluyo.
Sejak kecelakaan terjadi pada 11 Juni lalu, Andri sempat beberapa hari dirawat di RS Baptis. Kemudian setelah kondisinya membaik, ia pun menjalani pemeriksaan dan langsung ditahan. Andri yang sebenarnya merupakan kenek, bukan pengemudi sopir truk tronton itu, dan harus dikurungan lantaran truk tronton yang dikemudikannya menewaskan seorang bocah. Ia dianggap lalai, hingga mengakibatkan bocah tewas dan merusak beberapa kendaraan serta mengakibat beberapa orang terluka.
Selain itu Wahyu ternyata juga tidak memiliki SIM B2 umum, ia hanya mempunyai SIM A. Sedianya truk tronton ini akan membawa bahan baku mebel ini dari CV Delta Raya yang berkantor di Jl Hasanudin, Junrejo yang berjarak kurang lebih 700 meter dari tempat kejadian perkara. (muh/lyo)