Dibobol Pencuri,Kerugian Rp 35 Juta

MALANG - Kawanan pencuri tidak hanya beraksi di lingkungan perumahan dana kawasan padat penduduk maupun mini market disepanjang jalan. Akan tetapi, aksi tersebut mulai merambah hingga lingkungan Kampus. Seperti halnya Sekretariat Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Negeri Malang (UM), Senin (11/8) kemarin, yang dibobol pencuri.
Dengan cara merusak gembok dibagian pintu ruangan, para pencuri leluasa dan membawa kabur barang-barang berharga. Diantaranya, lima laptop merk Toshiba, tiga HP dan dua dompet serta uang tunai sebesar Rp.870 ribu.
Ketua PSM UM, Lucky Agus Saputra mengatakan akibat kawanan pencuri tersebut, pihaknya merugi sekitar Rp 35 juta. Ditambahkan bahwa barang-barang yang dicuri merupakan milik anggota PSM. Para pencuri mulai masuk Sekretariat sekitar pukul 14.30 WIB, atau ketika semua anggota sedang melangsungkan latihan di Gazebo disekitar Gedung Rektorat. “Saya orang terakhir yang keluar dan pintu dalam keadaan terkunci, “ujar Lucky kepada Malang Post.
Kondisi pintu terbuka diketahui oleh anggota UKM IKK,Ovi T saat menjelang adzan Ashar dan akan ke kamar mandi. Namun, Ovi tidak mengetahui jika gemboknya rusak. Ia juga tidak berani mengecek dan hanya lewat.Pintu diketahui rusak ketika salah satu anggota PSM yang mengikuti latihan di Gazebo ijin ke kamar mandi yang berada di samping Sekretariat PSM.
“Saat tahu pintu sekretariat rusak serta dalam keadaan terbuka kami lantas bergegas untuk mengecek semua barang-barang didalam. Dan ternyata laptop serta barang lainnya sudah lenyap,”urainya dengan nada lesu.
Kejadian ini, kata dia, bukan kali pertamanya. Sebab pada tanggal 25 Juli atau H-3 lebaran, pintu Sekretariat juga rusak dan LCD TV Toshiba berhasil dibawa kabur pencuri. Dan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut terhadap Polsek Lowokwaru. Namun, hingga sekarang Selasa (12/8) tidak ada satupun petugas yang datang. Akhirnya melaporkan langsung ke Polres Malang dan petugas sudah selesai melakukan olah TKP. “Tetapi area atau sekretariatnya sudah tidak steril lagi, sebab saat tahu pintu kebuka kami langsung menyisir dan melihat barang-barang dalam Sekretariat,”jelas dia.(mik/nug)